Munafri Ingin RT/RW Harus Punya Siklus Integrasi Sampah, Urban Farming, dan Ekonomi Warga

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong lingkungan berbasis RT/RW menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang produktif. Munafri mendorong pemberdayaan tersebut melalui pengelolaan sampah, urban farming dan penguatan ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi saat menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, dalam rangka semarak kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (1/8/2026) malam.

Pada momen tersebut, Appi mengapresiasi warga RT 003 RW 001 yang secara gotong royong menata lingkungannya menjadi lebih bersih, asri dan produktif.

Lorong tersebut dilengkapi tempat sampah terpilah untuk organik, nonorganik, residu hingga B3. Warga juga memanfaatkan sisi jalan untuk urban farming melalui hidroponik dan polibag, serta mengembangkan peternakan ayam.

Menurut Appi, berbagai aktivitas tersebut dapat dikembangkan menjadi sistem yang saling terintegrasi. Untuk itu, Ia juga mendorong sampah organik untuk diolah menjadi kompos, serta pengolahan sampah menggunakan maggot yang dapat menjadi pakan ayam.

“Tidak banyak warga masyarakat yang bisa secara bersama-sama bergotong royong menciptakan suasana yang sangat asri dan bersih seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan Bank Sampah Unit di wilayah masing-masing. Menurutnya, sampah anorganik yang dipilah memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi tambahan pendapatan rumah tangga.

“Inilah yang kita harapkan di dalam satu lingkungan yang punya sistem siklus integrasi yang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik,” tambahnya.

Appi menegaskan, setiap wilayah tidak harus mengembangkan konsep yang sama. RT/RW didorong menggali potensi dan kreativitas masing-masing sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan wilayah Kelurahan Berua di Kecamatan Sudiang yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan lingkungannya. Kelurahan Berua tengah mengembangkan konsep wilayah herbal sebagai contoh lain pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, keberagaman konsep tersebut menjadi kekuatan karena setiap wilayah dapat menggali potensi dan menunjukkan keunggulannya masing-masing.

Appi pun mengingatkan, agar lingkungan yang telah dibangun secara gotong royong tidak hanya berhenti pada tahap penataan. Tetapi terus dijaga dan dikembangkan menjadi ruang yang bersih, produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia turut meminta camat dan lurah memberikan dukungan penuh agar berbagai inisiatif masyarakat dapat terus berkembang. Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk memperkuat gerakan yang dibangun warga dari lingkungannya sendiri.

Lebih jauh, Appi kembali mengungkapkan, secara khusus Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan hadiah Rp100 juta bagi wilayah RT/RW terbaik yang akan diumumkan pada ulang tahun Kota mendatang.

Ia menegaskan hadiah tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT atau RW, tetapi digunakan bersama masyarakat untuk kebutuhan lingkungan maupun pengadaan bagi kebutuhan masyarakat setempat. Ia mencontohkan seperti kursi, tenda maupun perbaikan pos ronda.(*)

Berita Terkait

Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Makassar Munafri Dorong FKLA Hadirkan Aksi Kemanusiaan Tanpa Sekat Agama
TPA Tamangapa Hanya Terima Residu Mulai Besok, DLH Utamakan Edukasi Sebelum Sanksi
Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
Peneliti Lingkungan Dukung Kebijakan Pemkot Makassar, Pilah Sampah Harus Dimulai dari Rumah
Respons Aduan Warga di Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Appi: Masukan DPRD Jadi Catatan Penting

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Munafri Ingin RT/RW Harus Punya Siklus Integrasi Sampah, Urban Farming, dan Ekonomi Warga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Makassar Munafri Dorong FKLA Hadirkan Aksi Kemanusiaan Tanpa Sekat Agama

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:37 WIB

TPA Tamangapa Hanya Terima Residu Mulai Besok, DLH Utamakan Edukasi Sebelum Sanksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:59 WIB

Camat Ujung Pandang Ajak Warga Tukar Sampah Anorganik dengan Sembako di Sentra Tukar Sampah

Berita Terbaru

Opini

Kesadaran Ekologis Dimulai dari Rumah 

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:32 WIB

Nasional

Soal Putusan MK, BGN Ikut Kebijakan Pemerintah

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:30 WIB