Kopdes di Sulsel Terkendala Modal

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 September 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Koperasi Desa Merah Putih di Sulawesi Selatan yang telah terbentuk belum sepenuhnya berjalan. Pasalnya, terkendala modal.

Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman mengungkapkan Koperasi Desa Merah Putih di Sulsel sudah terbentuk 3.059. Namun yang beroperasi dan produktif hanya 38 unit. Masalah disebabkan persoalan pembiayaan dan akses modal.

“Masalah utama ada di permodalan. Karena itu koperasi perlu lebih dulu masuk ke SIM Kopdes, agar punya akun resmi dan bisa lebih mudah mengakses pembiayaan,” katanya pada Rapat Koordinasi Regional Koperasi Merah Putih, Selasa (23/9) lalu.

Jufri menjelaskan kini kendala sedikit teratasi usai pemerintah pusat menyiapkan dana besar untuk menopang gerakan koperasi desa. Di mana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menginjeksi celengan negara Rp200 triliun di BI ke Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

“Kebijakan Menteri Keuangan yang baru diharapkan jadi kesempatan bagi kita Kopdes untuk mengajukan pembiayaan,” ungkapnya.

Jufri mengatakan agar dana besar itu bisa dikelola baik oleh Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah sudah menyiapkan dukungan sumber daya manusia. Lewat kerja sama dengan Kementerian PANRB, nantinya akan ditempatkan tenaga PPPK untuk membantu operasional koperasi.

“Sudah ada kesepakatan dengan Kemenpan, nanti PPPK ditempatkan bantu Koperasi Merah Putih, sehingga tidak ada alasan lagi soal keterbatasan SDM dan seterusnya. Kalau itu terjadi sudah dilaksanakan, kita tinggal menunggu hasilnya. Sabar karena ini berproses,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Koperasi Ahmad Zabani menuturkan bahwa sebagian besar koperasi yang baru diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto telah masuk tahap operasional.

“Alhamdulillah, sebagian koperasi sudah berjalan. Tinggal dari sisi pembiayaan memang perlu proses, mulai dari menyiapkan proposal bisnis, sarana, hingga lokasi,” kata Zabani usai membuka rakor regional tersebut.

Menurut Ahmad Zabani target jangka pendek pemerintah adalah mengucurkan pembiayaan ke sekitar 1.000 koperasi Merah Putih lewat Himbara. Pencairan dana pinjaman akan diterima masing-masing koperasi minggu ini secara serentak.

Ada 1.000 koperasi yang akan mendapatkan pencairan dana tahap pertama. Mereka merupakan koperasi yang pengajuan pinjamannya sudah disetujui oleh Himbara.

Sementara sisanya, sebanyak 20 ribu-23 ribu koperasi yang menjadi target awal penyaluran, masih dalam proses verifikasi dan penilaian dari masing-masing bank.

Program ini akan terus dipercepat hingga akhir tahun, dengan sasaran 80 ribu koperasi bisa mengakses modal. ***

Berita Terkait

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov
Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian
LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 
Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan
Pemprov Sulsel Ajukan Peningkatan Kapasitas Basarnas di Selayar
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Tahan Bus Bintang Zahira, Sopir dan Ownernya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:38 WIB

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03 WIB

LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:53 WIB

Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 

Berita Terbaru