HALLOMAKASSAR.COM –Jaksa Agung Republik Indonesia resmi melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat struktural di lingkungan korps adhyaksa.
Itu berdasarkan keputusan Jaksa Agung RI bernomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam surat itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi dimutasi ke jabatan baru sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung RI.
Posisi Kajati Sulsel selanjutnya diisi oleh Sila Haholongan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
Merespon itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, masih menunggu informasi resmi terkait mutasi tersebut.
“Kami kasih menunggu informasi resminya dari Kejaksaan Agung,” ucap Soetarmi
Diketahui, di masa jabatan Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Kajati Sulsel sejumlah kasus besar ditangani. Antaranya dugaan korupsi pengadaan Bibit Nanas yang menyeret mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddi sebagai tersangka dengan dugaan keuangan negara Rp 50 miliar lebih. Kasus lainnya, dugaan korupsi reklamasi pantai Metro Tanjung Bunga, Makassar. Kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan.
Tak hanya itu, mutasi juga menyasar sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Febriyan M dimutasi menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Banten. Posisinya digantikan oleh I Ketut Sudiarta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur.
Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Harwanto dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara. Jabatan tersebut akan diisi oleh Koko Erwinto Danarko, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Mohammad R Bugis, dipindahkan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Posisinya digantikan oleh Budiman, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.(*)







