HALLOMAKASSAR.COM-Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih aktif di Sulawesi Selatan mulai mengalami peningkatan. Tercatat sudah 200 Koperasi Merah Putih mulai berjalan yang sebelumnya hanya 38 unit.
Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Indriastuti Saggaf, menyebut pendataan masih terus berjalan seiring proses pendampingan di seluruh kabupaten/kota.
Saat ini, total kelembagaan Koperasi Merah Putih di Sulsel telah terbentuk sebanyak 3.059 unit, terdiri atas 2.266 koperasi desa dan 793 koperasi kelurahan.
” Sampai sejauh ini kita juga masih terus melakukan pendataan,” kata Indriastuti dalam keterangannya dikutip, Sabtu, (8/11/2025).
Pendataan koperasi berjalan melalui sistem satu pintu oleh para Business Assistant (BA) di setiap daerah. Data yang masuk dikompilasi oleh pemerintah provinsi bersama Project Management Officer (PMO) yang memantau pelaksanaan di lapangan.
” Begitu juga PMO nantinya akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pendampingan yang dilakukan BA,” kata Indriastuti.
Indriastuti menjelaskan lebih lanjut bahwa fokus pemerintah saat ini bergeser dari pembentukan kelembagaan ke arah operasionalisasi koperasi. Untuk mempercepat proses tersebut, Dinas Koperasi telah melatih 930 pendamping, terdiri atas BA, PMO, dan pendamping desa, dalam lima angkatan pelatihan di Makassar.
“Harapannya mereka dapat membantu pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada pengurus Kooperasi Merah Putih mulai dari penyusunan proposal bisnisnya, pengembangan usaha dan lain sebagainya,” imbuh Indriastuti.(*)







