Jokowi Bakal Turun Gunung untuk PSI, Golkar Sulsel: Kita Fokus Partai Sendiri

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi DPP Partai Golkar, Muhidin M. Said, menanggapi santai pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang siap ‘mati-matian’ membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pernyataan Jokowi disampaikan saat Rakernas PSI di Makassar, Sabtu, (30/1/2026).

Menurut Muhidin, langkah politik Jokowi merupakan hal yang wajar dalam dinamika demokrasi. Ia menegaskan, Partai Golkar tidak merasa terancam dan memilih fokus memperkuat partai sendiri.
“Itu biasa. Kita tidak usah pikirkan orang, kita pikirkan partai kita. Kita (Golkar) lebih besar dari (PSI),” ujar Muhidin.

Terkait spekulasi Jokowi turun langsung demi mempersiapkan PSI menghadapi Pemilu 2029 sekaligus mengusung kandidat pada Pilpres mendatang, Muhidin menilai hal itu sepenuhnya menjadi urusan internal PSI.

“Itu urusan dia. Kita juga siap. Kita kan sudah mendukung Prabowo Subianto. Melalui Rapimnas Golkar, sikap kita sudah jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, Golkar tetap konsisten pada garis dukungan politik yang telah diputuskan partai.

“Kalau ada yang mau maju, silakan. Tapi Partai Golkar tetap konsisten memperjuangkan Pak Prabowo bersama Gibran ke depan,” lanjut Muhidin.

Muhidin juga memastikan kehadiran Jokowi di PSI tidak dianggap sebagai ancaman politik bagi partainya. Ia menilai Golkar sebagai partai besar dan matang secara pengalaman.

“Tidak ada ancaman, itu hak dia. Masa yang begitu kita jadikan ancaman. Terlalu anulah buat Golkar. Golkar sudah berumur 61 tahun sejak berdiri tahun 1962, masa yang begitu kita mau takuti,” katanya.

Ia menyebut banyak tokoh yang kini berkiprah di PSI pernah beranuang di Golkar. Sehingga hubungan antarpartai tetap terjaga baik.

“Jangan lupa, hampir semua yang berkiprah di sana (PSI) itu mantan pernah belajar di Golkar. Jadi kita saling memahami. Kita hormati, itu hak dia. Dan mereka juga di sana tak ada masalah sama kita, kita tetap berkawan,” imbuh Muhidin.(*)

Berita Terkait

Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros
PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029
Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa
Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat
Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Ialah Hasil Rakornas
Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros

Senin, 2 November 2026 - 07:46 WIB

PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD

Minggu, 1 November 2026 - 13:35 WIB

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat

Berita Terbaru