PKB Gelar UKK ke – II untuk Calon Ketua DPC, Ini Tujuannya

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperketat proses Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) tahap kedua dengan pengawasan langsung dari empat perwakilan pusat.

Sebanyak 34 peserta mengikuti tahapan ini untuk memperebutkan posisi  Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Ini merupakan tindak lanjut dari UKK pertama  yang melibatkan pihak independen dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kemudian tahap kedua, DPP PKB mengambil alih proses melalui mekanisme fit and proper test yang lebih mendalam.

Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, mengatakan UKK tahap kedua berfokus  penguatan komitmen dan kesiapan peserta dalam memimpin organisasi menghadapi Pemilu 2029.

“Setelah tahap pertama oleh pihak ketiga, kini DPP langsung melakukan fit and proper test untuk mendalami kesiapan peserta,” ujar Azhar di Kantor DPW PKB Sulsel, Jalan Prof. Basamalah, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam proses ini, peserta memaparkan program kerja serta rancangan struktur kepengurusan. DPP kemudian menguji kemampuan mereka dalam membangun organisasi hingga ke tingkat paling bawah.

Azhar menjelaskan, seluruh peserta telah menerima template sebagai acuan penilaian, mulai dari komitmen program hingga susunan pengurus.

“Mereka menyusun program dan draft kepengurusan. DPP lalu mengeksplorasi sejauh mana kesiapan itu bisa dijalankan,” katanya.

Empat perwakilan DPP yang terlibat langsung dalam proses ini yakni anggota DPR RI Abduh (Gus Abduh), Lalu Hadriani Irfani, Daniel Johan, serta Dita Indah Sari.

Sebanyak 34 peserta bersaing untuk mengisi posisi di 18 kabupaten. Namun, dari total 24 kabupaten di Sulawesi Selatan, masih ada enam daerah yang belum memiliki peserta, yakni Tana Toraja, Toraja Utara, Sidenreng Rappang (Sidrap), Palopo, Luwu Timur, dan Soppeng.

DPW PKB Sulsel akan membahas kekosongan tersebut dalam rapat internal guna menentukan kandidat yang akan diusulkan.

“Hasil UKK tahap kedua akan kami bawa ke DPP untuk dirapatkan dan menentukan siapa yang paling siap menjalankan tugas,” jelas Azhar.

Ia menegaskan, waktu yang tersedia cukup terbatas. Pelantikan pengurus ditargetkan berlangsung pada Juli 2026, sementara seluruh struktur organisasi harus rampung pada Desember 2026.

“Tidak ada waktu istirahat. Jika tidak menjalankan komitmen, ada konsekuensi untuk diganti,” imbuhnya.(*)

Berita Terkait

Lukman B Kady Siap Nahkodai Golkar Gowa, Target 6 Kursi DPRD Jadi Tantangan
Ketua Umum SOKSI Dorong Kepengurusan Golkar Sulsel Libatkan Ormas Pendiri
Dorong SOKSI Sulsel Masifkan Konsolidasi, Misbakhun: Harus Berdampak pada Penguatan Golkar
SOKSI Dorong Penguatan Kaderisasi dari Kalangan Muda
IAS Pilih Supriansa Jadi Ketua Harian Golkar Sulsel
PROJO Sulsel Desak DPP untuk  Bertransformasi Menjadi Partai Politik
NasDem Sulsel Pertahankan Kekuatan di Pemilu 2029
Pekan Ini, NasDem Sulsel Akan Konsolidasi Besar – Besaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:05 WIB

Lukman B Kady Siap Nahkodai Golkar Gowa, Target 6 Kursi DPRD Jadi Tantangan

Senin, 7 September 2026 - 08:55 WIB

Ketua Umum SOKSI Dorong Kepengurusan Golkar Sulsel Libatkan Ormas Pendiri

Minggu, 6 September 2026 - 16:21 WIB

Dorong SOKSI Sulsel Masifkan Konsolidasi, Misbakhun: Harus Berdampak pada Penguatan Golkar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:28 WIB

SOKSI Dorong Penguatan Kaderisasi dari Kalangan Muda

Rabu, 2 September 2026 - 15:10 WIB

IAS Pilih Supriansa Jadi Ketua Harian Golkar Sulsel

Berita Terbaru