HALLOMAKASSAR.COM – Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026 digelar di Hotel Claro, Makassar, Kamis (9/7/2026).
Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, mengatakan puncak HKG PKK ke-54 dipusatkan di Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprah kader PKK Sulawesi Selatan dalam mendukung program pemberdayaan keluarga dan kesehatan masyarakat.
Tri Tito Karnavian mengatakan, perjalanan PKK selama 54 tahun menjadi bukti panjangnya pengabdian para kader di seluruh Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Ini adalah puncak peringatan HKG PKK ke-54. Kita tahu perjuangan kader PKK di seluruh Indonesia sudah mencapai 54 tahun. Sejarah panjang PKK menunjukkan perannya dalam pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” ujar Tri Tito Karnavian di Makassar.
“Penyelenggaraan tahun ini di Makassar karena kami menganggap prestasi kader-kader PKK di Sulawesi Selatan perlu diapresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik antara pusat dan pemerintah provinsi,” katanya.
Rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 diisi dengan pameran UMKM, pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, serta pencatatan rekor MURI yang melibatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama seluruh TP PKK kabupaten dan kota.
Tri Tito Karnavian juga memberikan apresiasi atas berbagai program kesehatan yang dijalankan PKK Sulsel, termasuk keberhasilan mendukung program imunisasi anak.
“Sulawesi Selatan termasuk yang berprestasi karena berhasil mencapai target lebih dari 100 persen untuk imunisasi anak yang sebelumnya belum pernah diimunisasi. Ini pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.
Terkait program cek kesehatan gratis, ia menilai kekuatan utama PKK terletak pada jaringan kader hingga tingkat Dasawisma dan RT yang mampu menjangkau langsung rumah tangga.
“Setiap 10 rumah tangga ada satu kader PKK yang bisa memonitor dan mendorong masyarakat memanfaatkan cek kesehatan gratis. Kita ingin masyarakat sadar bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,” jelasnya.
Memasuki usia ke-54, PKK disebut terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang mencakup pembinaan karakter keluarga, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, dan ketahanan kesehatan.
Tri Tito Karnavian menuturkan PKK juga aktif membangun ketahanan generasi muda melalui edukasi literasi, pencegahan narkoba, hingga penguatan kewirausahaan berbasis teknologi informasi. Di bidang pangan, PKK terus mendorong keluarga mengonsumsi makanan bergizi dan sehat.
Selain itu, PKK turut berperan dalam penanganan bencana di Aceh. Ia menyebut pihaknya telah mendatangi sekitar 10 kabupaten/kota terdampak untuk menyalurkan bantuan sanitasi, kebutuhan sehari-hari, perlengkapan sekolah anak, serta mendukung program trauma healing bagi anak-anak bersama pemerintah daerah setempat.
“Kami bekerja sama antara pusat, provinsi, kabupaten, dan kota untuk membantu masyarakat terdampak, termasuk mendukung pemulihan psikologis anak-anak melalui trauma healing,” pungkasnya.







