HALLOMAKASSAR.COM– Himpunan Ilmuwan Peternakan Indonesia (HILPI) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan program kerja dan memperkuat kontribusi ilmuwan peternakan terhadap pembangunan peternakan nasional.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu (7/11/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Ir. Sahiruddin Sabile, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng, mengatakan, peserta Raker berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.
Perguruan tinggi tersebut meliputi Universitas Muhammadiyah Sidrap, Universitas Muhammadiyah Parepare, Universitas Islam Maros, Politeknik Negeri Pangkep, Universitas Bosowa, Universitas Islam Negeri Alauddin, dan Universitas Hasanuddin.
Sementara itu, Sekretaris Umum HILPI Sulsel, Prof. Dr. Ir. Sri Purwanti, S.Pt., M.Si., IPU, ASEAN Eng, menjelaskan bahwa peserta Raker dibagi ke dalam lima komisi untuk membahas berbagai bidang pengembangan organisasi.
“Peserta Raker dibagi dalam 5 Komisi, diantaranya Komisi A bidang Hubungan Kerjasama, Komisi B bidang Pembinaan Organisasi dan Kelembagaan, Komisi C Bidang Penelitian dan Pengembangan, Komisi D bidang Seminar dan Publikasi Ilmiah dan Komisi E bidang Pengembangan SDM,” jelasnya.
Ia mengatakan, penyusunan program kerja mengacu pada arah dan kebijakan pengembangan HILPI, termasuk menghimpun kekuatan dan kepakaran ilmuwan peternakan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan peternakan rakyat.
Pelaksanaan Raker tersebut terbagi dalam dua sidang pleno. Sidang Pleno I membahas arah dan kebijakan pengembangan HILPI Sulsel, sedangkan Sidang Pleno II membahas dan menetapkan hasil sidang komisi.
Sidang pleno dipimpin Ketua Dr. Ir. Hikmah M. Ali, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng dari Unhas. Sekretaris sidang dijabat Dr. Hasma, S.Pt., M.Si dari Unibos, dengan anggota Muh. Irwan, S.Pt., M.Si. dari UMS Sidrap.
Ketua Umum HILPI Sulsel, Prof. Ir. Muhammad Yusuf, S.Pt., Ph.D., IPU berharap, pelaksanaan Raker tersebut dapat menghasilkan rumusan program kerja yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan peternakan nasional secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya hasil Raker sebagai landasan pelaksanaan program organisasi dalam mendukung pengembangan sektor peternakan ke depan.(*)







