Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Sekjen PDI Perjuangan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Ketua Umum DPP PDI kembali menunjuk Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP periode 2025-2030. Ketua Dewan Pimpinan Pusat bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDIP Ganjar Pranowo membenarkan penunjukan kembali Hasto.

“Mas Hasto Sekjen, sudah dilantik,” kata Ganjar dikutip dari Tempo, Kamis, 14 Agustus 2025.

Sebelumnya, Ketua DPP bidang Politik dan Pemerintahan PDIP Puan Maharani mengatakan bakal ada kejutan terkait sosok yang akan mengisi posisi sekretaris jenderal. Namun, saat itu Puan tak berkenan menyebutkan siapa yang bakal didapuk sebagai pejabat teras PDIP itu.

“Pasti akan ada kejutan. Jadi, ya tunggu saja kejutannya,” kata Puan di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, 11 Agustus 2025.

Adapun, DPP PDIP telah mengumumkan struktural kepengurusan partai untuk periode 2025-2030. Dalam struktural tersebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merangkap jabatan sebagai sekretaris jenderal.

Jabatan sekretaris jenderal di PDIP terakhir kali dijabat oleh Hasto Kristiyanto sejak tahun 2015 hingga dihelatnya Kongres ke-VI PDIP di Badung, Bali, 2 Agustus 2025.

Hasto merupakan terdakwa kasus suap terhadap Wahyu Setiawan. Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara pada 25 Juli 2025.

Hakim menyatakan Hasto bersalah karena menyediakan sebagian dana suap untuk Wahyu. Suap itu diberikan agar kader PDIP Harun Masiku menjadi pengganti Nazarudin Kiemas sebagai anggota DPR periode 2019-2024. Nazarudin meninggal sebelum sempat dilantik.

Namun, pada 31 Juli lalu, Presiden Prabowo Subianto memberi amnesti kepada Hasto. Prabowo mengusulkan pemberian amnesti terhadap Hasto dan 1.116 narapidana lainnya ke DPR.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengumumkan pemberian amnesti itu usai rapat konsultasi dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

“Pemberian persetujuan tentang amnesti terhadap 1.116 orang yang telah terpidana diberikan amnesti, termasuk Hasto Kristiyanto,” kata Dasco dalam konferensi pers di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.***

Berita Terkait

Gerindra Target 10 Kursi DPR RI Dapil Sulsel: 3 – 4 – 3
Dasco Kukuhkan 7 Ketua DPC Gerindra Sulsel, Lima Di Antaranya Bupati Aktif
Dasco Serahkan 7 SK Ketua DPC Gerindra Kabupaten/Kota Besok
Gelora Mulai Bersiap Hadapi Pemilu 2029, Pastikan Verifikasi Parpol KPU Penuhi Syarat
Gerindra Sulsel Gelar Rakorda 4 Agustus, Dasco Hadir dan Siapkan Kejutan untuk Tujuh DPC
Ketua DPC PKB di Sulsel Akan  Dievaluasi Jika Gagal Capai Target Pemilu 2029
PDI Perjuangan Sulsel Gelar Diskusi Refleksi 30 Tahun Peristiwa 27 Juli 1996, Teguhkan Komitmen Merawat Demokrasi
Legislator Senayan Muzakkir Aqil Gantikan Aliyah Mustika Ilham Nahkodai Demokrat Makassar 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Gerindra Target 10 Kursi DPR RI Dapil Sulsel: 3 – 4 – 3

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Dasco Kukuhkan 7 Ketua DPC Gerindra Sulsel, Lima Di Antaranya Bupati Aktif

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Dasco Serahkan 7 SK Ketua DPC Gerindra Kabupaten/Kota Besok

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Gelora Mulai Bersiap Hadapi Pemilu 2029, Pastikan Verifikasi Parpol KPU Penuhi Syarat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Gerindra Sulsel Gelar Rakorda 4 Agustus, Dasco Hadir dan Siapkan Kejutan untuk Tujuh DPC

Berita Terbaru

Pendidikan

SMA Unggulan KKSS Bone Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:48 WIB