HALLOMAKASSAR.COM –Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan atensi serius terhadap perang kelompok antarwarga di wilayah Utara Kecamatan Tallo.
Sebab, tawuran yang terjadi beberapa hari terakhir di Kampung Sapiria dan Borong Taipa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar,
mengakibatkan satu orang tewas dan tujuh rumah ludes terbakar.
Gubernur Sudirman menyampaikan secara langsung berkoordinasi dengan Kapolda Sulsel dalam penanganan serta pengamanan lokasi kejadian.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk mengambil tindakan terukur. Harap warga menahan diri dan tidak mudah terprovokasi,” tegas Sudirman dalam keterangannya, Rabu, (19/11/2025).
Sudirman menekankan pentingnya upaya bersama antara pemerintah daerah dan aparat keamanan demi mencegah konflik susulan serta menjaga kestabilan keamanan di Makassar.
Ia mengajak seluruh pihak, terutama warga di wilayah tersebut untuk menahan emosi serta menyerahkan penanganan situasi kepada aparat.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami tidak ingin ada lagi korban jatuh. Pemerintah akan hadir untuk memastikan kondisi kembali stabil,” cetusnya.
Sementara Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin juga bergerak cepat melakukan koordinasi menangani persoalan gangguan keamanan yang terjadi di wilayah utara Makassar.
Melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI dan Polri, Munafri memastikan penanganan kasus tersebut sepenuhnya berada dalam proses hukum dan pengawasan aparat berwenang.
Baca Juga:
Enam Inovasi DPPKB Antar Makassar Raih Penghargaan Tertinggi di Tingkat Nasional
Judo Makassar Raih 8 Emas Hari ini, Ismail Apresiasi Perjuangan Atlet
ASUS Perkenalkan Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, Perkuat Kualitas dan Layanan Purnajual di Makassar
“Saya sudah lakukan koordinasi terbatas, dengan pihak kepolisian, termasuk ke Pak Dansat Brimob serta TNI, untuk memastikan orang-orang yang terlibat itu ditindak,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada penindakan, Appi juga menyiapkan langkah pencegahan sebagai solusi bagi anak muda untuk jangka panjang.
Pemkot Makassar, akan masuk langsung ke wilayah tersebut untuk menghadirkan pola pembinaan, pelatihan, dan kegiatan produktif bagi anak-anak serta remaja yang rentan terlibat aksi negatif.
“Kami akan masuk ke dalam untuk memberikan pola-pola pelatihan, kita beri kegiatan yang bermanfaat kepada anak-anak yang ada di sana,” jelasnya. (*)
Baca Juga:
Tim Sepak Bola Putra Makassar Tahan Imbang Lawan Luwu Timur di Porprov Sulsel
Sepak Bola Putri Makassar Libas Barru 8-2 di Porprov Sulsel 2026
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik








