Gubernur Sulsel Pastikan Penanganan Ruas Jalan Moncongloe Maros

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan penanganan sementara ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, yang mengalami kerusakan parah.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat karena menjadi salah satu titik kemacetan harian, khususnya di jalur strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan Moncongloe, Maros.

“Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya dikutip, Selasa, (31/3/2026).

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Ir. H. Andi Ihsan. S.T.M.M dalam sebuah wawancara menyampaikan bahwa Ruas Jalan di wilayah Kabupaten Maros meliputi Batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah masuk dalam wilayah Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027).

Hal itu di ungkapkan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M saat mengunjungi lokasi di wilayah di Moncolloe, Maros. Sabtu, 28 Maret 2025. Ia hadir bersama Plt. Sekretaris H. Nihaya. S.T.,M.T, Kepala Bidang Jalan, Ir. Muhammad Rosyadi, S.T., M.T, Plt Kepala Bidang Teknik Asdar, ST., M.M, Kepala UPTD Wilayah IV Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi St. Hasni, S.T., M.T.

“Solusi saat ini, kita akan melakukan pembenahan Ruas Jalan Mongcolloe. Sembari menunggu dalam waktu dekat proses pelaksanaan Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027),” Ungkap Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M

Diketahui bersama bahwa Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 Berfokus pada perbaikan 20 ruas strategis sepanjang 157,49 km di 9 kabupaten/kota. Dan wilayah maros yang meliputi Batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah itu masuk.

“Nantinya Ruas jalan ini melibatkan rekonstruksi, pemeliharaan berkala, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga kemantapan jalan. Daerah,” lanjutnya.

Preservasi jalan paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktifitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi. Dari sisi kriteria teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan guna memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang.

“Melalui paket preservasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kemantapan infrastruktur jalan provinsi agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan, tegas Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M

Menyikapi kedatangan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi bersama rombongan. Bahar (43) mengapresiasi langkah pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam penanganan jalan yang secepatnya akan dikerjakan.

“Kami Masyarakat disekitar wilayah ruas jalan yang biasa kita dengar dengan sebutan Mongcolloe ini sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan di masukkannya jalan ini sebagai program prioritas,” imbuhnya.

Baginya ini menjadi solusi kongkrit hadirnya Pemerintah untuk masyarakat, “setelah beberapa lama jalan rusak, akhirnya segera dikerjakan,” sambungnya.

Diketahui bersama Rincian Ruas Jalan Multiyears Paket 6 Sulsel antara lain Wilayah Toraja & Luwu: Akses menuju Bandara Pongtiku dan jalur strategis penghubung Toraja-Luwu. Wilayah Selatan (Jeneponto & Bantaeng):Termasuk koridor Boro–Loka dan Sinoa–Bantaeng. Wilayah Metropolitan & Sekitarnya (Makassar, Maros): Ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya (Maros), batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah. Pusat Kota Makassar: Jl Jenderal Sudirman dan Jl Dr Ratulangi. (*)

Berita Terkait

Bawaslu Sulsel Perkuat Pengawasan Data Pemilih melalui Koordinasi dengan Dukcapil
Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Soal Kelangkaan BBM di Sulsel, Mentan Amran Sebut Tidak Berpengaruh Distribusi Bahan Pangan
Gubernur Sulsel Minta Tambahan Kuota BBM ke Pusat
Usai Pemkot Makassar, Kini Giliran Pemprov Sulsel Terbitkan Edaran Siswa SMA/SMK Belajar Daring Imbas BBM
Gubernur Sulsel  – PLN Bahas Solusi Pemadaman Bergilir
Legislator Senayan Asal Sulsel Eva Stevany Rataba Dimutakhirkan Jadi Desil 10
Kejati Sulsel Beri Penerangan Hukum di Dinkes, Paparkan Modus Korupsi Sektor Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Bawaslu Sulsel Perkuat Pengawasan Data Pemilih melalui Koordinasi dengan Dukcapil

Senin, 14 September 2026 - 12:59 WIB

Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Senin, 14 September 2026 - 08:08 WIB

Soal Kelangkaan BBM di Sulsel, Mentan Amran Sebut Tidak Berpengaruh Distribusi Bahan Pangan

Senin, 14 September 2026 - 06:56 WIB

Gubernur Sulsel Minta Tambahan Kuota BBM ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 09:34 WIB

Usai Pemkot Makassar, Kini Giliran Pemprov Sulsel Terbitkan Edaran Siswa SMA/SMK Belajar Daring Imbas BBM

Berita Terbaru