Gubernur Sulsel Angkat Bicara Soal Dana Mengendap di Bank

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman angkat bicara mengenai laporan Kementerian Keuangan yang mencatat dana pemerintah daerah mengendap di perbankan mencapai Rp234 triliun hingga akhir September 2025.

Menurut dia, data tersebut belum mencerminkan kondisi terkini di daerah.

Andi Sudirman menjelaskan angka yang tercatat oleh Kemenkeu merupakan posisi per September sehingga belum menggambarkan realisasi anggaran bulan berikutnya.

Dia menilai sebagian besar dana yang tampak mengendap sebenarnya sudah komit dengan rekanan atau kontraktor pelaksana proyek.

“September kan, saya rasa sekarang tidak segitu. Ini masalah aktual, aktual itu adalah sesuatu yang sudah komit dengan rekanan, kontraktor, yang belum diambil kontraktor. Kan kadang kontraktor kita sudah selesai pekerjaannya belum ambil duit,” Kata Andi Sudirman, Sabtu (25/10/2025).

Sudirman menilai laporan Kementerian Keuangan bersifat sementara karena masih mengacu pada posisi keuangan per September.

Dia menyebut kondisi kas daerah pada Oktober sudah berbeda dengan data yang dirilis pemerintah pusat.

“Tapi itu tercatat, jadi wajar saja kalau Kementerian Keuangan tahu kalau ada itu, tapi itu kan pencatatam September, kalau Oktober saya rasa berbeda,” kata Sudirman.

Sudirman mengatakan, seluruh uang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ditempatkan di Bank Sulselbar sesuai aturan yang berlaku. Langkah itu, kata dia, merupakan hasil pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar pengelolaan keuangan daerah tetap transparan.

“Kami deposito di bank Sulsebar, tidak ada bank lain, itu aturan memang dari dulu. Kita sudah pendampingan KPK, semuanya tidak boleh dideposito di bank lain,” kata Sudirman.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dana milik pemerintah daerah yang masih tersimpan di perbankan mencapai Rp234 triliun. Angka itu merupakan hasil akumulasi simpanan daerah hingga akhir September 2025 berdasarkan data Bank Indonesia.

Dia menyebut penyerapan anggaran daerah pada triwulan III tahun 2025 berjalan lebih lambat dibanding periode sebelumnya. Hingga akhir September, realisasi belanja APBD baru mencapai Rp712,8 triliun atau sekitar 51,3 persen dari total pagu Rp1.389,3 triliun.

Adapun total dana milik Pemprov Sulsel yang masih mengendap di perbankan tercatat sekitar Rp1,2 triliun per September 2025. Angka itu menempatkan Sulsel di luar lima besar provinsi dengan dana mengendap terbanyak, jauh di bawah DKI Jakarta yang mencapai Rp14,6 triliun.(*)

Berita Terkait

Komisi E DPRD Sulsel Minta Disdik Hentikan Kebijakan Soal Surat Pengunduran Kepsek
Ombudsman RI Dorong Budaya Antimaladministrasi Dalam Layanan Kepelabuhanan
Polda Sulsel Ungkap Penyelundupan 40 Kg Sabu – 157 Cartridge Vape Berisi Narkotika
Ketua Komisi E DPRD Sulsel Soroti Dugaan Kepala Sekolah SMA Dipaksa Mundur
Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan PGK untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi
Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI
Firmina Tallulembang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Payung Pelestarian Budaya Sulsel
Pemprov Sulsel Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:46 WIB

Komisi E DPRD Sulsel Minta Disdik Hentikan Kebijakan Soal Surat Pengunduran Kepsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:30 WIB

Ombudsman RI Dorong Budaya Antimaladministrasi Dalam Layanan Kepelabuhanan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:48 WIB

Polda Sulsel Ungkap Penyelundupan 40 Kg Sabu – 157 Cartridge Vape Berisi Narkotika

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:51 WIB

Ketua Komisi E DPRD Sulsel Soroti Dugaan Kepala Sekolah SMA Dipaksa Mundur

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:19 WIB

Bawaslu Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan PGK untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB