Gowa Siap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Pemerintah Kabupaten Gowa meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Itu berdasarkan prakiraan BMKG terkait curah hujan tinggi.

“Pastinya dalam bentuk apapun kejadian yang terjadi di Kabupaten Gowa, pasti akan cepat kita tindaklanjuti. Saya sudah meminta Kepala BPBD Kabupaten Gowa bersama dinas terkait untuk cepat tanggap terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di Kabupaten Gowa,” kata Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Jumat (16/1/2026).

Dia mengatakan, mengacu pada kondisi geografis Kabupaten Gowa, rawan terjadi bencana seperti longsor. Mengingat, sebagian wilayah Kabupaten Gowa ialah dataran tinggi. Makanya, sebagai orang nomor satu di Kabupaten Gowa, sedari awal dirinya telah menginstruksikan semua aparat di segala tingkatan untuk mendirikan posko siaga bencana.

“Kami siapkan posko siaga bencana di seluruh Desa dan Kelurahan, ini sudah jauh-jauh hari sudah kita aktifkan,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gowa, Wahyudin Mappagio mengatakan bahwa BMKG telah mengeluarkan status peringatan dini curah hujan tinggi untuk wilayah Kabupaten Gowa.

Dalam peringatan dini itu, BMKG memperkirakan bahwasanya hampir seluruh kecamatan berada dalam kategori siaga.

Di antaranya, ada empat kecamatan ditetapkan dalam kategori awas.
Wahyudin menjelaskan bahwa sesuai arahan pimpinan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah mitigasi dengan menyebarluaskan peringatan dini ke seluruh wilayah, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, lurah, hingga kepada masyarakat luas.

“Sebagai langkah mitigasi, kami menyampaikan peringatan dini ini secara menyeluruh agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” ujar Wahyudin.

Bekas Lurah Mawang itu menjelaskan, BPBD Kabupaten Gowa melakukan pemantauan intensif terhadap titik-titik rawan bencana seperti banjir, angin kencang, dan longsor.

Selain itu, posko siaga telah diaktifkan di kantor BPBD serta di kantor-kantor desa dan kelurahan guna mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

“BPBD juga telah mempersiapkan logistik dan peralatan pendukung tanggap darurat, antara lain kendaraan serbaguna, truk, mobil pick-up, perahu fiber dan perahu karet, life jacket, helm, serta kebutuhan logistik lainnya,” terangnya.

Selain itu, BPBD Gowa juga mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi terjadi musibah. Seperti aliran sungai dan berteduh di bawah pohon yang berpotensi tumbang.

“Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diimbau untuk bersiap melakukan evakuasi mandiri sementara ke tempat yang lebih aman apabila kondisi memburuk” tambahnya.

Terpisah, Camat Tinggimoncong, Andi Aso Mannuntungi Ambarala mengatakan bahwa pemerintah kecamatan bersama tripika dan sejumlah pihak juga mengaktifkan posko siaga bencana. Apalagi menurutnya berdasarkan Prakiraan BMKG wilayahnya masuk zona merah atau awas dengan curah hujan tinggi.

“Jadi upaya-upaya yg telah disiapkan yaitu berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil setempat membentuk posko siaga bencana, kemudian menyiapkan atau menstandbykan sarana prasarana pendukung ketika terjadi bencana baik itu pohon tumbang ataupun longsor,” ujarnya.

Selain itu, dirinya terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkhusus masyarakat yg tinggal di lereng-lereng gunung sedapat mungkin untuk berpindah tempat tinggal sementara waktu ke rumah keluarga yg dianggap lebih aman.

“Kami juga menyiapkan gedung fasilitas milik pemerintah untuk dijadikan lokasi pengungsian jikalau terjadi hal-hal yang berakibat fatal nantinya,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov
Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian
LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 
Bawaslu Sulsel Evaluasi Komunikasi Publik, Perkuat Kualitas Informasi Pengawasan
Pemprov Sulsel Ajukan Peningkatan Kapasitas Basarnas di Selayar
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Tahan Bus Bintang Zahira, Sopir dan Ownernya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:38 WIB

Soal Mediasi Bupati dan DPRD Gowa, Begini Respons Pemprov

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kosgoro 1957 Sulsel Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:55 WIB

Jadi Saksi di Laporan Khaerul Aco, Adik Bupati Gowa Datangi Polda Sulsel Beri Kesaksian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:03 WIB

LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:53 WIB

Polda Sulsel Belum Penuhi Petunjuk Jaksa dalam Kasus Kekerasan Jurnalis 

Berita Terbaru