Masalah Pembinaan Sepakbola Usia Muda di Makassar, Dany Soroti Disorientasi dan Infrastruktur Latihan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 15 September 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –  Eks pemain PSM Makassar dan Makassar Utama Galatama, Dany Irawan mengaku miris dan menilai pembinaan sepakbola usia muda di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya masih belum maksimal.

“Harus diakui kita masih tertinggal dari pulau Jawa dalam soal pola pembinaan dan dukungan infrastruktur yang memadai, ” ujarnya saat diskusi ringan soal bola, beberapa hari lalu, di Jakarta.

Menurut Dany, selama ini permasalahan sepakbola usia muda terletak pada orientasi yang selama ini kebanyakan telah tertanam dalam mindset yaitu menganggap kemenangan merupakan segala-segalanya. Padahal, yang namanya proses adalah jauh lebih penting.

“Yang cukup mendasar dalam permasalahan sepakbola usia muda adalah orientasi. Banyak yang masih menganggap kemenangan dan ilusi juara adalah segala-segalanya.Pemahaman seperti inilah kesalahan besar. Harusnya prosesnya dulu yang diutamakan, “jelas Dany.

Akibat dari orientasi tersebut, lanjutnya, banyak yang salah dalam memilih pemain sehingga melupakan potensi atau aspek pemain itu sendiri ke depannya.

“Karena orientasi mau juara, kita berpikir pragmatis saja dengan cukup pilih pemain yang bagus pada saat itu. Sementara kita cenderung melupakan aspek lain, seperti talenta dan potensi anak-anak yang baru tumbuh. Karena memburu kepentingan sesaat dengan pemain instan tapi tidak memikirkan nasib masa depan anak anak kita.”

Yang kedua, menurut Dany soal tata kelola organisasi. Dalam hal ini, peran serta dari pengcab, asprov, SSB dan diknas dinilai masih tumpang tindih.

Akibatnya tidak ada keberlanjutan dan konsistensi pembinaan usia muda yang berjenjang.

Masalah selanjutnya, Dany menyoal tata kelola kompetisi yang selalu bermuara pada juara.Tanpa kita sadari dampaknya memerlukan biaya yang besar, sementara ferkuensi pertandingan hanya sedikit.

Kemudian yang terakhir yang banyak disoroti Dany dan juga pihak lain adalah masalah infrastruktur yang masih menjadi sesuatu yang sangat tidak diperhatikan.

Oleh karena itu Dany mengusulkan solusi untuk mengatasi permasalahan pembinaan usia muda di Makassar dan Sulsel tersebut.

Ia mengajak para pemangku kepentingan (stakeholder) agar mengubah orientasi bahwa proses pembinaan jauh lebih penting dari sekadar juara dan bersamaan dengan itu dilakukan perbaikan infrastruktur dengan memprioritaskan beberapa sarana lapangan latihan yang memenuhi standar.

Berita Terkait

POPFEST 2026, Ruang Pelajar Makassar Berkompetisi – Kembangkan Kreativitas
Darije Kalezic Kembali Jadi Juru Taktik PSM Makassar, Kontrak 3 Tahun
Drama 10 Gol, Inggris Kalahkan Prancis 
Yuran Fernandes Gabung Persebaya, Usai Perkuat PSM Makassar Selama Musim
Salip Lionel Messi, Kylian Mbappe Puncaki Top Skor Piala Dunia 2026
Jelang Inggris vs RD Kongo: Inggris Target 16 Besar, Bukan Penampilan Memukau
PSG Juara Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Via Adu Penalti
Gelar La Liga Jadi Milik Barca Usai Tumbangkan Real Madrid 2- 0

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:41 WIB

Masalah Pembinaan Sepakbola Usia Muda di Makassar, Dany Soroti Disorientasi dan Infrastruktur Latihan

Selasa, 8 September 2026 - 07:03 WIB

POPFEST 2026, Ruang Pelajar Makassar Berkompetisi – Kembangkan Kreativitas

Senin, 20 Juli 2026 - 11:14 WIB

Darije Kalezic Kembali Jadi Juru Taktik PSM Makassar, Kontrak 3 Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:35 WIB

Drama 10 Gol, Inggris Kalahkan Prancis 

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:01 WIB

Yuran Fernandes Gabung Persebaya, Usai Perkuat PSM Makassar Selama Musim

Berita Terbaru

Pers Rilis

U.S. Soy Peringati 45 Tahun Kemitraan dengan Indonesia

Selasa, 15 Sep 2026 - 01:00 WIB