HALLOMAKASSAR.COM –Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyinggung nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan dalam Sidang Dewan Pleno HIPMI yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (15/2/2026).
Dalam sambutannya, Bahlil yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, menyebut Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi telah menunjukkan sinyal sebagai kandidat kuat calon Ketua Golkar Sulsel.
Awalnya, Bahlil menceritakan pengalamannya berorganisasi di HIPMI bersama Appi. Bahlil mengungkapkan Sidang Dewan Pleno HIPMI yang pertama kali digelar di Surabaya, Appi merupakan ketua panitia saat itu dan menduduki jabatan Ketua Bidang.
“Waktu SDP pertama di Surabaya, Ketua Panitianya Pak Appi, mau calon Ketua Golkar (Sulsel) kelihatannya. Masuk barang ini. Belum selesai olahan di HIPMI belum selesai,” ujar Bahlil disambut tawa para peserta yang hadir.
Bahlil juga menyinggung proses pencalonan Ketua Umum HIPMI menjelang Musyawarah Nasional.
Ia mengingatkan proses menjadi ketua umum, baik di HIPMI maupun di partai politik, bukan perkara mudah. Menurutnya, dinamika politik sangat cair dan penuh kejutan.
“Emang di HIPMI itu mau jadi ketua umum gampang? Gak gampang. Jangan bila sudah deal sudah selesai. Belum masuk coblos aja suara bisa berubah, apalagi masih lama. Masih bisa digoreng barang itu,” katanya.
Ia turut menyinggung nama Ilham Arief Sirajuddin yang juga disebut-sebut sebagai calon Ketua Golkar Sulsel. “Kak Aco juga calon Ketua Golkar. Kami memang dulu sama-sama HIPMI juga,” ucapnya.
Bahlil mengaku pusing melihat banyaknya kader potensial yang disebut-sebut bakal maju dalam kontestasi internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Pusing saya kalau begini,” canda Bahlil.
Diketahui, pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Golkar Sulsel masih dalam tahap penggodokan. Di mana posisi Ketua Golkar saat ini diisi Muhidin M Said sebagai Pelaksana Tugas.
Sejumlah calon Ketua Golkar Sulsel pun sudah menguat ke permukaan, salah satunya Munafri Arifuddin. Appi sejauh ini telah mengantongi mayoritas dukungan pemilik suara, antaranya 20 DPD II Golkar II Kabupaten/Kota.







