Bupati Barru Perkuat Koordinasi dengan Muhammadiyah  untuk Penyelesaian Masalah Masjid Nurut Tajdid

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan audiensi strategis dengan jajaran Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Selatan dalam rangka mengawal penyelesaian persoalan yang terjadi di Masjid Nurut Tajdid BTN Pepabri Barru.

Pertemuan pertama berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10 No. 38 Makassar, pada Jumat (27/3/2026). Bupati Barru hadir didampingi Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, serta Kabag Protokol. Rombongan diterima langsung oleh Ketua PWM Sulsel, Prof. Ambo Asse, bersama jajaran pengurus inti Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barru menyampaikan secara komprehensif kronologi kejadian di Masjid Nurut Tajdid, termasuk langkah-langkah cepat dan terukur yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Barru bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan mencegah konflik meluas.

Sebagai penguatan koordinasi, Bupati Barru juga melaksanakan pertemuan lanjutan di Restoran Sandeq, Jl. Pengayoman Makassar. Pada pertemuan kedua ini, Bupati didampingi Plh. Sekda Barru, Kapolres Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, serta Kabag Protokol.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., didampingi Ketua dan jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Di hadapan pimpinan Muhammadiyah, Bupati kembali menegaskan kronologi permasalahan serta langkah-langkah penyelesaian yang telah dan sedang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Barru. Sebelumnya, Pemkab Barru telah menginisiasi rapat koordinasi dan mediasi yang melibatkan seluruh pihak terkait. Hasilnya, kedua belah pihak—unsur Muhammadiyah dan pengurus masjid—sepakat mengedepankan kondusivitas sehingga aktivitas ibadah kembali berjalan normal.

Bupati Barru menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Pemerintah akan terus mengawal proses hingga tuntas, memastikan setiap langkah berjalan adil, transparan, dan berlandaskan hukum.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan kembali mempertemukan seluruh pihak untuk memastikan penyelesaian yang final, tanpa mengorbankan persatuan dan ketenteraman masyarakat,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Barru memastikan akan terus memfasilitasi pertemuan lintas pihak guna mengawal setiap tahapan penyelesaian secara konsisten hingga tercapai solusi yang dapat diterima bersama, termasuk terkait kepemilikan aset masjid.

Pada pertemuan kedua tersebut, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan serta menegaskan kesiapan penuh aparat dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Ketua PWM Sulsel, Prof. Ambo Asse, menyatakan bahwa langkah yang diambil Bupati Barru dinilai cepat, tepat, dan mengedepankan dialog. Hal ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kondusivitas umat.

“Kami mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal persoalan ini secara bijak dan berkeadilan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan bahwa langkah Pemerintah Kabupaten Barru mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan solutif melalui pendekatan persuasif dan mediasi.

Diharapkan, proses ini tidak hanya menghasilkan kepastian hukum, tetapi juga memperkuat kedewasaan dalam menyikapi perbedaan serta menjadi rujukan penyelesaian konflik sosial secara damai di masa mendatang.

“Kami berharap proses ini terus dikawal hingga tuntas dan menjadi contoh penyelesaian yang berkeadaban,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI
Bawaslu Sulsel – Universitas Bosowa Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pemilu
Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Lewat Program Agrosolution di Bone Bolango
Pastikan Pelayanan Jemaah Berjalan Baik, Ombudsman Sulsel Pantau Embarkasi Makassar
Fraksi PKB – Demokrat DPRD Sulsel Soroti Pengawasan Aset hingga Keadilan Pajak
Buka P2P di Maros, Ketua Bawaslu Sulsel Tekankan Pentingnya Pengawasan Masyarakat di Pemilu
DKPP, Unhas, dan UMI Bedah Integritas Penyelenggara Pemilu di Makassar
Komcad ASN di Sulsel Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:36 WIB

Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:12 WIB

Bawaslu Sulsel – Universitas Bosowa Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pemilu

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:11 WIB

Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Lewat Program Agrosolution di Bone Bolango

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:39 WIB

Pastikan Pelayanan Jemaah Berjalan Baik, Ombudsman Sulsel Pantau Embarkasi Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Fraksi PKB – Demokrat DPRD Sulsel Soroti Pengawasan Aset hingga Keadilan Pajak

Berita Terbaru

Nasional

Terindikasi Judol, Komidigi Blokir Website Polymarket

Senin, 25 Mei 2026 - 12:20 WIB

Info Makassar

Pemprov Sulsel Terima 25 Ekor Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 - 09:46 WIB

Opini

Ketika Keramaian Tak Lagi Meninggalkan Sampah

Senin, 25 Mei 2026 - 07:07 WIB