Bocah SD di Makassar Diduga Dianiaya Orang Tua Murid Berujung Dipolisikan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Dugaan penganiayaan terhadap siswa kelas 4 SD berinisial AA (9) di Makassar berbuntut panjang. Korban disebut menjadi sasaran pemukulan orang tua teman sekelasnya saat berada di lingkungan sekolah, Jumat (15/8/2025) lalu.

Keluarga korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Makassar dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/1479/VIII/2025/SPKT/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULAWESI SELATAN tertanggal 13 Agustus 2025.

Ibu korban, JJ (48), menceritakan insiden itu terungkap setelah cucunya, yang bersekolah di kelas yang sama dengan anaknya mengadu ketika pulang sekolah. Ia mengatakan AA dipukul oleh ibu salah satu temannya.

“Anak saya (AA) baru pulang sekolah, anak dan cucu saya sama-sama sekolah, satu sekolah dan satu kelas. Saat pulang sekolah, ini cucu saya mengadu, bilang nenek AA dipukul tadi, sama mamanya temannya,” ujar JJ pada wartawan.

Menurut JJ, pelaku adalah orang tua siswa yang anaknya terlibat perkelahian dengan AA. Perkelahian itu dipicu bola yang tak sengaja ditendang oleh korban yang kemudian mengenai anak pelaku.

“Dia bilang cuma tarik saja lengan bajunya,”kata JJ.

Merasa tidak terima, JJ mengungkapkan kejadian tersebut di grup WhatsApp sekolah. Ia lalu mendatangi sekolah untuk bertemu kepala sekolah. Pihak sekolah pun memanggil terduga pelaku untuk dimintai keterangan, namun yang bersangkutan tetap bersikeras tidak memukul korban.

Keluarga korban mengklaim ada saksi yang melihat peristiwa itu, tetapi keterangannya berubah-ubah. Awalnya mengaku melihat pemukulan, kemudian menyatakan hanya melihat penarikan baju.

JJ menuturkan, korban sempat diburu oleh anak pelaku. Ia juga mengungkap, penganiayaan oleh orang yang sama diduga sudah terjadi beberapa kali sejak AA duduk di kelas 2 dan kelas 3.

“Pernah anak saya datang memar waktu kelas 3, katanya dicubit sama mamanya teman. Kami kira karena nakal atau memukul anaknya, tapi ternyata baku berkelahi,” tuturnya.

Dalam kejadian kali ini, AA disebut ditahan oleh siswa lain sebelum dipukul di bagian dada dan ditarik tangannya. Setelah kembali ke kelas, korban mengaku kembali ditempeleng dua kali oleh pelaku yang saat itu berada di dalam kelas.

Akibat pemukulan di dada, AA sempat kesulitan bernapas selama dua menit. Bagian punggungnya juga terasa sakit. Riwayat asmanya kambuh dan membuatnya tidak masuk sekolah selama dua hari.

“Dua hari pernah tidak masuk gara gara asma. Itu saya marah waktu bilang sempat tidak bisa bernafas waktu,” bebernya.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, mengatakan laporan keluarga korban akan diproses.

“Pasti diselidiki. Mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan saksi-saksi,” sebutnya. (*)


 

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Kasus Smart Controlling, ACC Desak Kejati Sulsel Seret Semua yang Terbukti Terlibat
MA Terbitkan SEMA, Jaksa Dilarang Banding atau Kasasi pada Putusan Bebas
Ombas Laporkan Saksi Pansus Hak Angket DPRD Gowa ke Polda Sulsel
Kejati Sulsel Buka Kembali Berkas Penyidikan Dugaan Korupsi Mantan Pj Gubernur Sulsel
Grab – Coca-Cola Pilih Makassar Buka Rangkaian Teras Perwira 2026, Ekosistem Digital Tumbuh Signifikan
Pelindo Marine Sukses Relokasi Infrastruktur  Energi di Pelabuhan Benoa
Wacana Tambang Emas Ilegal Milik Rakyat Diberi Izin

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:40 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Kasus Smart Controlling, ACC Desak Kejati Sulsel Seret Semua yang Terbukti Terlibat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MA Terbitkan SEMA, Jaksa Dilarang Banding atau Kasasi pada Putusan Bebas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Ombas Laporkan Saksi Pansus Hak Angket DPRD Gowa ke Polda Sulsel

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Kejati Sulsel Buka Kembali Berkas Penyidikan Dugaan Korupsi Mantan Pj Gubernur Sulsel

Berita Terbaru

Info Makassar

Kota Makassar Siap Sambut Ribuan Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:12 WIB