Survei Purbaya Melesat,  Kalahkan Dedi Mulyadi  

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM— Meski baru satu bulan lebih menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah memiliki elektabilitas cukup tinggi. Bahkan elektabilitasnya mengalahkan tokoh – tokoh nasional seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Survei itu dirilis IndexPolitica Indonesia terkait elektabilitas calon presiden, calon wakil presiden dan partai politik untuk Pemilu 2029.

Beberapa pertanyaan diajukan kepada para responden, antara lain pasangan capres-cawapres pilihan pada Pilpres 2029, top of mind tokoh politik, elektabilitas partai, elektabilitas capres dan cawapres.

Dalam pertanyaan top of mind tokoh politik, secara mengejutkan nama Purbaya menduduki peringkat tiga, di bawah Prabowo Subianto (37,12 persen) dan Joko Widodo (24,25 persen). Top of mind Purbaya di masyarakat mencapai 19,45 persen.

Purbaya mengalahkan nama-nama politisi mapan seperti Dedi Mulyadi, Anies Baswedan, bahkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sementara untuk elektabilitas calon presiden, Purbaya hanya kalah dari Prabowo Subianto. Elektabilitas Purbaya 22,50 persen, Prabowo Subianto 40,12 persen. Di bawah Purbaya ada dua mantan capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Untuk elektabilitas calon wakil presiden, elektabilitas Purbaya tertinggi dengan 28,65 persen. Purbaya mengalahkan sejumlah tokoh partai seperti Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen) dan Wapres Gibran (12,35 persen).

Direktur IndexPolitica Denny Charter menyebut fenomena Purbaya ini sebagai Purbaya Effect. Purbaya mendapat popularitas dan elektabilitas berkat sejumlah kebijakannya sebagai menteri keuangan.

“Purbaya bisa diartikan mewakili protest vote yakni mereka yang sudah bertahun tahun ‘lelah’ dengan style Menteri Keuangan sebelumnya yakni Sri Mulyani,” kata Denny.

“Bukan berarti Sri Mulyani tidak bagus dalam menjalan tugas, tetapi lebih kepada keinginan masyarakat mendapatkan sosok yang antitesis dari Sri Mulyani. Hal ini diperoleh dalam diri Purbaya Yudhi Sadewa,” imbuhnya.

Survei IndexPolitica bertajuk Menakar Persepsi Masyarakat terkait Isu Politik Menuju Pemilu 2029 digelar pada 1-10 Oktober 2025 dengan jumlah responden 1.610.

Dalam survei ini, para responden adalah warga negara Indonesia berusia 17 tahun atau lebih, bukan TNI dan Polri. Para responden diambil dengan metode multistage random sampling, kemudian diwawancara lewat telepon.

Tingkat toleransi kesalahan (Margin of Error) sekitar ±1,6% pada tingkat kepercayaan 95,0 persen. (*)

Berita Terkait

Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029
Sekjen Sarmuji Lantik 198 Pengurus Golkar Sulsel yang Dinahkodai IAS
Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Formasi Pengurus Dikebut 30 Hari
Bahlil Lahadalia Akan Lantik Pengurus Golkar Sulsel
AMPI Solid Dorong Nurhaldin Pimpin Golkar Makassar, Musjaya: Kemampuan Sudah Teruji
Dikawal 24 Ketua DPC dan 3 Sayap Partai, Appi Mantap Melangkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel
24 DPC Solid Dukung Wali Kota Appi Pimpin Demokrat Sulsel, Berkas Pencalonan Dinyatakan Lengkap
AMPI Makassar Jagokan Nurhaldin di Musda Golkar Makassar 

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Sekjen Sarmuji Lantik 198 Pengurus Golkar Sulsel yang Dinahkodai IAS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Formasi Pengurus Dikebut 30 Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Bahlil Lahadalia Akan Lantik Pengurus Golkar Sulsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

AMPI Solid Dorong Nurhaldin Pimpin Golkar Makassar, Musjaya: Kemampuan Sudah Teruji

Berita Terbaru

Info Makassar

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:10 WIB