Menag Nasaruddin Umar Buka MQK Internasional di Wajo

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 di Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan bertema “Merawat Lingkungan dan Menebar Perdamaian” ini menjadi yang pertama kali digelar di level internasional. Sebanyak 798 santri semifinalis dari seluruh Indonesia dan 20 peserta dari tujuh negara ASEAN ikut ambil bagian. Thailand dan Filipina hadir sebagai pengamat.

Menag Nasaruddin Umar menegaskan, MQK bukan sekadar perlombaan membaca kitab kuning, melainkan forum silaturahmi ulama, santri, dan akademisi lintas negara. Ia menekankan pentingnya pesan agama dalam menjawab tantangan global, termasuk perubahan iklim dan konflik dunia.

“Jika perang menelan 67 ribu korban jiwa per tahun, maka perubahan iklim merenggut hingga empat juta jiwa per tahun. Di sinilah peran agama untuk memberi solusi dan menjaga keseimbangan alam,” ujar Menag dalam sambutannya.

Ia menambahkan, MQK Internasional adalah bentuk diplomasi budaya pesantren untuk meneguhkan Islam rahmatan lil-‘alamin. “Pesantren adalah poros perdamaian. Islam Indonesia tumbuh dengan dakwah ramah, penuh persaudaraan, dan menghargai budaya,” tegasnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa MQK tahun ini menghadirkan tiga terobosan penting: pertama, digelar di tingkat internasional dengan melibatkan negara-negara ASEAN; kedua, seluruh mekanisme berbasis digital; ketiga, pelaksanaan di kawasan Indonesia Timur, tepatnya di Wajo.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya Bugis-Makassar dan orkestra tradisional santri As’adiyah. Ribuan masyarakat hadir menyaksikan langsung. Wakil Ketua III DPRD Sulsel Supriadi Arif yang turut hadir menyebut ajang ini sebagai momentum bersejarah.

“Untuk pertama kalinya santri Indonesia berkompetisi membaca kitab kuning bersama delegasi internasional. Ini akan membuat Sulawesi Selatan semakin dikenal dunia,” kata Supriadi.

Pembukaan MQK ditandai dengan penanaman pohon di halaman Pesantren As’adiyah sebagai simbol gerakan ekoteologi. Selain lomba, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Expo Kemandirian Pesantren, Halaqah Internasional, Gerakan Ekoteologi, hingga Pramuka Santri.

Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Gubernur Maluku Utara H Sarbin Sehe, serta jajaran pejabat Kemenag dan ulama lintas negara.(**)

Berita Terkait

Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI
Bawaslu Sulsel – Universitas Bosowa Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pemilu
Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Lewat Program Agrosolution di Bone Bolango
Pastikan Pelayanan Jemaah Berjalan Baik, Ombudsman Sulsel Pantau Embarkasi Makassar
Fraksi PKB – Demokrat DPRD Sulsel Soroti Pengawasan Aset hingga Keadilan Pajak
Buka P2P di Maros, Ketua Bawaslu Sulsel Tekankan Pentingnya Pengawasan Masyarakat di Pemilu
DKPP, Unhas, dan UMI Bedah Integritas Penyelenggara Pemilu di Makassar
Komcad ASN di Sulsel Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:36 WIB

Pemprov Perkuat Transformasi Perpustakaan di Era AI

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:12 WIB

Bawaslu Sulsel – Universitas Bosowa Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pemilu

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:11 WIB

Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Lewat Program Agrosolution di Bone Bolango

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:39 WIB

Pastikan Pelayanan Jemaah Berjalan Baik, Ombudsman Sulsel Pantau Embarkasi Makassar

Senin, 18 Mei 2026 - 18:28 WIB

Fraksi PKB – Demokrat DPRD Sulsel Soroti Pengawasan Aset hingga Keadilan Pajak

Berita Terbaru

Nasional

Terindikasi Judol, Komidigi Blokir Website Polymarket

Senin, 25 Mei 2026 - 12:20 WIB

Info Makassar

Pemprov Sulsel Terima 25 Ekor Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 - 09:46 WIB

Opini

Ketika Keramaian Tak Lagi Meninggalkan Sampah

Senin, 25 Mei 2026 - 07:07 WIB