Program MBG Diklaim Ciptakan Lapangan Kerja

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto diklaim mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Jayadi Nas, mengungkapkan program tersebut membuka peluang kerja yang luas, terutama di sektor penyediaan dan distribusi makanan.

“Dari sisi tenaga kerja, itu kan satu dapur 47 tenaga kerja,” ujar Jayadi kepada wartawan, Kamis, 25 September 2025.

Menurut Jayadi, jika dikalikan dengan jumlah dapur yang beroperasi di seluruh wilayah, maka jumlah tenaga kerja yang terserap dari program MBG ini sangat besar. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan kompetensi para pekerja di lapangan.

“Hanya saja tentu kami tetap melakukan monitor bagaimana dengan kemampuannya dalam hal keterampilannya atau kemampuan dalam melaksanakan tugasnya di setiap dapur itu. Karena ini kan menyangkut kepentingan orang banyak,” lanjutnya.

Jayadi menjelaskan, selain tenaga kerja yang bertugas di dapur, program MBG juga menciptakan peluang kerja lain melalui rantai pasok bahan kebutuhan makanan.

“Di MBG itu kan yang hanya di dapur, yaitu 47 orang. Belum lagi mitra-mitra kerja yang lain. Tentu kan, misalnya siapkan bagaimana kebutuhan pokoknya, seperti beras, sayur, daging, telur, dan sejumlah kebutuhan MBG lainnya,” paparnya.

Ia menambahkan, efek domino dari program ini secara tidak langsung mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui terbukanya lapangan kerja, baik sebagai tenaga kerja langsung maupun tenaga kerja mandiri.

“Sehingga itulah yang membuat kami terus terang, kami berterima kasih banyak kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden yang telah membuat program tersebut. Karena kemudian tentu ada efeknya terhadap bagaimana terbukanya lapangan kerja,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kompetensi Jajaran Sekretariat dalam Mengawal Kualitas Data Pemilih Berkelanjutan
Ombudsman Sulsel Dorong Pelayanan Publik yang Bernilai dan Bebas Maladministrasi dalam FKP KPKNL Makassar
Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa
Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan
Ketua Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan DPW PPP, Perkuat Komunikasi Konstruktif dan Kolaborasi
Pemprov Libatkan TNI Bangung Rumah Layak Huni di
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Jurnal IPDN Ungkap Ketimpangan Pembangunan Sulsel, Luwu Raya Dinilai Layak Jadi Provinsi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:34 WIB

Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kompetensi Jajaran Sekretariat dalam Mengawal Kualitas Data Pemilih Berkelanjutan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:50 WIB

Ombudsman Sulsel Dorong Pelayanan Publik yang Bernilai dan Bebas Maladministrasi dalam FKP KPKNL Makassar

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Dugaan Cinta Segitiga Pencabutan Beasiswa Program Doktor Rezqila dari Pemkab Gowa

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:20 WIB

Komisi B DPRD Sulsel – Pemkab Barru Bahas DBH  Pembiayaan BPJS Kesehatan

Senin, 22 Juni 2026 - 09:01 WIB

Ketua Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan DPW PPP, Perkuat Komunikasi Konstruktif dan Kolaborasi

Berita Terbaru