Kemlu – Pemkot Makassar Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Budaya melalui Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 Juni 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati (tengah), didampingi Asisten III Pemerintah Kota Makassar sekaligus Koordinator Pelaksanaan IGS 2026, Firman Hamid Pagarra  (ujung kanan) dan Andi Widya Syadzwina (ujung kiri) menggelar konferensi pers pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) di Hotel Rinra Makassar,  Senin, (22/6/2026).

Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati (tengah), didampingi Asisten III Pemerintah Kota Makassar sekaligus Koordinator Pelaksanaan IGS 2026, Firman Hamid Pagarra (ujung kanan) dan Andi Widya Syadzwina (ujung kiri) menggelar konferensi pers pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) di Hotel Rinra Makassar, Senin, (22/6/2026).

HALLOMAKASSAR.COM –Kementerian Luar (Kemlu) Negeri RI bersama Pemerintah Kota Makassar akan menyelenggarakan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar pada 23–25 Juni 2026, dengan tema “Bringing Flavours, Cultures and
Business Opportunities.”

Kegiatan ini akan diikuti oleh perwakilan diplomatik dari 28 negara yang meliputi unsur
Duta Besar/Kepala Perwakilan Negara Sahabat beserta spouse, Konsul Jenderal,
serta anggota korps diplomatik yang membidangi ekonomi, perdagangan, investasi,
dan sosial budaya.

Delegasi akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Heru H. Subolo.

Penyelenggaraan IGS di Makassar merupakan tindak lanjut sinergi Kementerian Luar
Negeri dan Pemerintah Kota Makassar dalam komitmen bersama untuk mendorong
perdagangan, investasi, pariwisata, penguatan identitas budaya, serta pertukaran
pengetahuan dan inovasi sebagai bagian dari diplomasi pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan welcoming dinner di Benteng Rotterdam,
yang menampilkan kekayaan kuliner khas Makassar serta pertunjukan tari kolosal
yang merepresentasikan empat suku terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada hari kedua, para delegasi akan mengikuti Investment dan Business Forum yang
akan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, serta melibatkan partisipasi para pelaku usaha daerah.

Forum ini menjadi wadah untuk memperkenalkan peluang kerja sama ekonomi, menjembatani kontak bisnis, sekaligus mempromosikan potensi unggulan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan di bidang perdagangan, investasi, industri, pariwisata, budaya, kuliner, maritim dan industri kreatif.

Delegasi juga akan mengikuti city tour ke Museum Kota Makassar, mengunjungi
pameran produk unggulan UMKM lokal di anjungan MNEK Centre Point of Indonesia
(CPI), serta berlayar menggunakan Kapal Pinisi sebagai ikon warisan maritim Bugis Makassar yang telah dikenal dunia.

Rangkaian ini dirancang untuk memberikan
pengalaman langsung atas kekayaan budaya, potensi pariwisata, dan peluang
ekonomi Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan IGS merupakan bagian dari strategi promosi terpadu Kota Makassar kepada komunitas diplomatik internasional.

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota
Makassar berharap dapat memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan perdagangan dan investasi, serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu gerbang ekonomi kawasan Timur Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati,
menyampaikan harapannya agar IGS Makassar dapat menjadi langkah awal untuk
memperluas jejaring kerja sama konkret antara Makassar dan mitra internasional.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi, tetapi menjadi pintu
pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi
Kawasan Indonesia Timur. Melalui IGS, kami ingin mempertemukan potensi daerah
dengan jejaring diplomatik dan pelaku usaha internasional, sehingga peluang kerja
sama di berbagai bidang dapat terjalin, dan pada akhirannya memberikan manfaat
nyata bagi Indonesia,” ujar Ani Nigeriawati.

Indonesia Gastrodiplomacy Series telah diselenggarakan sebanyak 5 (lima) kali di
berbagai daerah di Indonesia. Program unggulan Kementerian Luar Negeri ini
memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai instrumen diplomasi soft power
Indonesia untuk mempererat persahabatan antarbangsa sekaligus membuka peluang
kerja sama di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata. (*)

Berita Terkait

Festival Bulan Budaya Makassar Resmi Dibuka, Syamsul Bahri Harap Pemuda Ambil Peran
Kedatuan Luwu Akan Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen
Tak Hanya Menikmati Pantai Losari, Kini Warga Bisa Berburu Produk Unik di Sunday Market
HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat
Wali Kota Appi Tawarkan Kolaborasi Nyata, Ajak Kader IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
Makassar Punya Modal Jadi Pusat Kesehatan Regional, Appi Ajak dokter dan Akademisi Bergerak Bersama

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Festival Bulan Budaya Makassar Resmi Dibuka, Syamsul Bahri Harap Pemuda Ambil Peran

Minggu, 1 November 2026 - 18:06 WIB

Kedatuan Luwu Akan Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIB

Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 10:31 WIB

Tak Hanya Menikmati Pantai Losari, Kini Warga Bisa Berburu Produk Unik di Sunday Market

Minggu, 1 November 2026 - 06:37 WIB

HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat

Berita Terbaru