Konsistensi Merawat Harmoni Kota

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” Makassar di Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (13/06/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” Makassar di Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (13/06/2026).

Oleh: Taqwa Bahar, Wakil Ketua Pemuda ICMI Sulsel

Toleransi bukanlah sesuatu yang lahir dari pidato semata. Ia tumbuh dari sikap, tindakan, dan konsistensi seorang pemimpin dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya.

Di Kota Makassar, upaya membangun harmoni antarumat beragama dan kelompok etnis tampak menjadi salah satu komitmen yang terus ditunjukkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Komitmen tersebut terlihat dari keaktifannya menghadiri berbagai kegiatan masyarakat lintas komunitas, mulai dari kegiatan masyarakat Toraja hingga komunitas Tionghoa. Rutinitas ini telah berjalan sejak dilantik awal Februari 2025 lalu.

Kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat tentu memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar memenuhi undangan seremonial. Di balik itu terdapat pesan bahwa pemerintah hadir untuk semua warga. Ketika seorang wali kota menyempatkan diri hadir dalam perayaan budaya, kegiatan sosial, maupun momentum keagamaan dari berbagai kelompok masyarakat, maka yang dibangun bukan hanya hubungan emosional, tetapi juga rasa saling menghargai.

Makassar merupakan kota yang tumbuh dari keberagaman. Berbagai suku, etnis, dan agama hidup berdampingan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, menjaga toleransi membutuhkan konsistensi yang berkelanjutan.

Harmoni tidak tercipta dalam satu hari, melainkan melalui upaya yang terus menerus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat.
Sikap yang ditunjukkan Munafri Arifuddin dapat dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang kebersamaan tersebut.

Dengan membuka komunikasi dan menjalin kedekatan dengan berbagai komunitas, pemerintah kota mengirimkan pesan bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak, melainkan kekuatan yang harus dirawat bersama.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang kerap muncul di berbagai daerah, Makassar membutuhkan teladan kepemimpinan yang mampu menjadi perekat keberagaman. Konsistensi dalam merangkul semua kelompok masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang toleran, inklusif, dan harmonis.

Maka dari itu, keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya hidup berdampingan dalam suasana damai. Dan harmoni seperti itu hanya dapat terwujud ketika toleransi tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi praktik yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen, terutama para pemimpinnya.

Berita Terkait

Memetik Harmoni, Menanam Harapan Catatan Humaniora untuk Ulang Tahun Fadly Arifuddin
Menyemai Harapan dari Lorong Kota Ikhtiar Kolektif Makassar Menuju Kota Tangguh Ekologis
Formula 459 dan Mimpi Hijau Makassar Dari Kebun Asimilasi Menuju Revolusi Pangan Perkotaan
Inovasi Pembangunan Wujud Nyata dari Kemajuan Kota Makassar
Berlari Tanpa Mewariskan Sampah
Masjid dan Dakwah sebagai Benteng Moral Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja
Memaknai Kurban Ditengah Problem Persampahan (Pisai Sampahta’, Tanami Tanata’)
Ketika Keramaian Tak Lagi Meninggalkan Sampah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:20 WIB

Konsistensi Merawat Harmoni Kota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:42 WIB

Memetik Harmoni, Menanam Harapan Catatan Humaniora untuk Ulang Tahun Fadly Arifuddin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:42 WIB

Menyemai Harapan dari Lorong Kota Ikhtiar Kolektif Makassar Menuju Kota Tangguh Ekologis

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:06 WIB

Formula 459 dan Mimpi Hijau Makassar Dari Kebun Asimilasi Menuju Revolusi Pangan Perkotaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:55 WIB

Inovasi Pembangunan Wujud Nyata dari Kemajuan Kota Makassar

Berita Terbaru

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” Makassar di Jalan Pangeran Diponegoro, Sabtu (13/06/2026).

Opini

Konsistensi Merawat Harmoni Kota

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:20 WIB

Sulawesi Selatan

Sulsel Jadi Provinsi Pertama Laksanakan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:38 WIB