Pemerintah Target Groundbreaking 5 PSEL Juni 2026 nanti

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 April 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Pemerintah menargetkan melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk lima proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) pada Juni 2026 nanti.

Proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan PSEL di 30 lokasi atau aglomerasi yang mencakup 61 kabupaten/kota.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, mengatakan lima proyek tahap awal itu berada di Kota Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Bandung Raya.

Target tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang menargetkan 100 persen sampah terkelola pada 2029. Saat ini, timbulan sampah nasional tercatat mencapai 141.926 ton per hari, sementara kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) terbatas.

“Pemerintah mendorong pendekatan berbasis aglomerasi atau kesatuan wilayah fungsional yang menggabungkan satu wilayah dengan daerah penyangganya, guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah,” kata Qodari dikutip, Kamis, (23/4/2026).

“Termasuk melalui pengembangan teknologi waste-to-energy (WtE) atau PSEL, yang ditargetkan mampu mengurangi timbulan sampah hingga sekitar 33 ribu ton/hari, atau setara 22,48 persen dari total timbulan nasional pada 2029,” lanjutnya.

Program PSEL juga ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan fokus pada wilayah perkotaan yang menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah per hari. Fasilitas ini memanfaatkan teknologi termal seperti insinerasi untuk mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan listrik.

“Pemerintah membuka peluang bagi seluruh daerah di Indonesia yang memenuhi kriteria, seperti timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari, untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Hal ini karena aturan sebelumnya hanya berfokus pada 12 kota prioritas,” ujar Qodari.(*)

Berita Terkait

Peran JK Membuka Jalan ‘Tangga Politik’ Jokowi dan Menyiapkan Logistik
Projo Sulsel Apresiasi Mentan Amran Berhasil Cetak Rekor Stok Cadangan Beras 4,8 Juta Ton
Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026
Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia
Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang
Idrus Marham Respon Kelompok Kritis: Kebijakan Presiden Sangat Mendasar, Prospektif dan Antisipatif
Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen
PMI Pertimbangkan Kirim Bantuan Kesehatan untuk Iran Lewat Jalur Internasional

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:08 WIB

Pemerintah Target Groundbreaking 5 PSEL Juni 2026 nanti

Selasa, 21 April 2026 - 07:24 WIB

Projo Sulsel Apresiasi Mentan Amran Berhasil Cetak Rekor Stok Cadangan Beras 4,8 Juta Ton

Kamis, 16 April 2026 - 07:39 WIB

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026

Rabu, 15 April 2026 - 06:13 WIB

Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang

Berita Terbaru