KPK Tunjuk Kemenag Sulsel Lokasi Bimtek

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 11 April 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih Kemenag Sulsel  sebagai tempat pelaksanaan antikorupsi sektor keagamaan bagi elemen masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, mengatakan program yang digagas Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas) KPK ini merupakan  upaya memperkuat peran tokoh agama dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai integritas serta budaya antikorupsi di tengah kehidupan sosial.

“Kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat keagamaan di Sulawesi Selatan, mulai dari pejabat struktural di lingkungan Kanwil Kemenag Sulsel, tokoh lintas agama, organisasi keagamaan, penyuluh agama, hingga pendidik keagamaan,” ujar Ali Yafid dalam keterangannya dikutip, Sabtu, (11/4/2026).

Ali Yafid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KPK yang menjadikan Kanwil Kemenag Sulsel sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan strategis tersebut.

Menurutnya, keterlibatan sektor keagamaan dalam gerakan antikorupsi sangat penting karena tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk kesadaran moral masyarakat.

“Gerakan antikorupsi tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai-nilai moral dan spiritual. Tokoh agama, penyuluh, dan pendidik keagamaan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, amanah, dan integritas di tengah masyarakat,” katanya.

Bimbingan teknis ini dijadwalkan berlangsung pada 27 April 2026 di Aula Kanwil Kemenag Sulsel dan akan dilaksanakan secara luring dan daring. Kegiatan tersebut akan diikuti ratusan peserta dari jajaran Kementerian Agama se-Sulawesi Selatan, bersama unsur masyarakat keagamaan.

Ia pun berharap melalui kegiatan itu para peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan nilai-nilai antikorupsi di lingkungan masing-masing, baik di rumah ibadah, lembaga pendidikan, maupun organisasi masyarakat.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara KPK dan Kementerian Agama dalam membangun budaya integritas melalui pendekatan edukatif dan keagamaan,” terangnya.

Ali Yafid menyatakan dengan melibatkan berbagai unsur lintas agama dan organisasi keagamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi antikorupsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang bersih, transparan, dan berintegritas.(*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Bicara Soal Penanganan ATS di Pusat, Harap Kolaborasi Semua Pihak
Beri Kuliah Umum di Unhas, Mentan Amran Langsung Cabut Izin Distributor Pupuk Nakal
Gubernur Sulsel Apresiasi Pengungkapan Penyalahgunaan BBM-LPG
DPRD Sulsel Akan Kaji Polemik Seleksi Paskibraka, Mulai Dugaan Diskriminasi Hingga Transparansi
Abdul Malik: P2P Bawaslu Perkuat Kesadaran Kritis Masyarakat terhadap Potensi Pelanggaran Pemilu
Baru Sepekan Menjabat, Kombes Taufik Herdiansyah Bongkar Mafia BBM Ilegal di Sulsel
Jemput Jemaah Haji, Bupati Sidrap Dikira Petugas Bandara
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp1 M untuk RS Syekh Yusuf Gowa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:59 WIB

Beri Kuliah Umum di Unhas, Mentan Amran Langsung Cabut Izin Distributor Pupuk Nakal

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:21 WIB

Gubernur Sulsel Apresiasi Pengungkapan Penyalahgunaan BBM-LPG

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:54 WIB

DPRD Sulsel Akan Kaji Polemik Seleksi Paskibraka, Mulai Dugaan Diskriminasi Hingga Transparansi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:42 WIB

Abdul Malik: P2P Bawaslu Perkuat Kesadaran Kritis Masyarakat terhadap Potensi Pelanggaran Pemilu

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:23 WIB

Baru Sepekan Menjabat, Kombes Taufik Herdiansyah Bongkar Mafia BBM Ilegal di Sulsel

Berita Terbaru