HALLOMAKASSAR.COM –Manajemen PSM Makassar menghormati proses hukum yang menimpa pemainnya Ricky Pratama. Penyerang muda PSM Makassar itu dilaporkan seorang perempuan berinisial AD (25 tahun) kasus dugaan penganiayaan.
Laporan polisi ini dipicu insiden yang diduga terjadi di sebuah indekos di Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang, Makassar. Kasus ini mencuat ke publik setelah korban membagikan ceritanya melalui media sosial hingga menjadi viral di kalangan netizen.
Manajemen PSM Makassar telah meminta penjelasan langsung dari Ricky Pratama. Klub menekankan meskipun masalah ini bersifat personal, mereka tetap memantau perkembangan situasi untuk menjaga integritas tim.
“Pada prinsipnya, harus kita pahami bahwa ini adalah ranah pribadi dari pemain dan klub memberikan waktu kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang ada,” kata Media Officer PSM Makassar, Sulaiman, dalam keterangannya
Pihak manajemen juga menegaskan komitmennya untuk tidak berspekulasi lebih jauh.
“Untuk menghindari isu-isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum dari pemain yang bersangkutan,” tambahnya.
Diketahui, Ricky Pratama merupakan talenta jebolan akademi PSM yang memiliki catatan prestasi cukup mentereng.
Top skor Elite Pro Academy (EPA) U-18 2021 dengan raihan 27 gol. Selain membela klub, Ricky juga tercatat sebagai langganan penyerang Timnas Indonesia U-20 di bawah asuhan beberapa pelatih berbeda, mulai dari Shin Tae-yong, Indra Sjafri, hingga Gerald Vanenburg.(*)







