RS Bhayangkara Didesak Kasus Visum Bocor Dituntaskan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Massa dari Aliansi Pemerhati Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar aksi demonstrasi di RS Bhayangkara Makassar siang ini. Mereka menuntut pimpinan RS Bhayangkara Makassar menuntaskan kasus hasil visum korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) beredar di media sosial.

Diketahui, massa  menggelar aksi di pintu masuk RS Bhayangkara Makassar, Jalan Mallombassang, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 12.15 Wita. Mereka menggunakan alat pengeras suara di atas mobil pikap sambil berorasi.

“Kami turun aksi hari ini atas kekecewaan terhadap beredarnya hasil visum korban KDRT. Ini adalah bentuk pelanggaran undang-undang, pelanggaran sumpah profesi. Kami meminta kepada RS bhayangkara untuk segera mencopot oknum tersebut,” kata seorang massa aksi dalam orasinya.

Selama aksi, massa menutup ruas yang menghubungkan Jalan Mappaoddang dan Jalan Kumala ini. Meski demikian, tidak terlihat kemacetan di sekitar lokasi.

Sejumlah aparat kepolisian dan pihak keamanan rumah sakit melakukan pengamanan aksi ini. Mereka mengatur lalu lintas sekitar lokasi agar kendaraan yang akan masuk RS tidak dihalangi massa.

Kordinator Aksi, Muhammad Akbar mengaku aksi ini digelar usai kasus ini tak kunjung dituntaskan. Apalagi kasus sudah berlangsung selama 6 bulan, namun belum menyentuh oknum dokter yang menyebar hasil visum ini.

“Teman-teman akan lanjut ke Polda karena sudah lama ini kasus dan sudah ada 5 oknum dokter yang tersangka. Dan kami duga masih 2 oknum dokter yang tidak berani disentuh, yang menyebarkan hasil visum itu,” katanya.

Massa aksi selanjutnya bergeser ke Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan sekitar pukul 12.30 Wita. Mereka akan menggelar aksi dengan tuntutan yang sama.

Sebelumnya diberitakan, selebgram berinisial NR di Kota Makassar, melaporkan mantan suaminya CD ke Polda Sulsel atas dugaan TPKS. Pihak keluarga NR juga melayangkan somasi untuk RS Bhayangkara usai foto vulgar hasil visum beredar di media sosial.

Ibu NR, Andi Sri Rahayu Usmi menjelaskan bahwa visum terhadap anaknya itu dilakukan pada 1 Agustus 2025. Visum dilakukan untuk keperluan pelaporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terhadap anaknya oleh mantan suaminya berinisial CD.

Dia mengaku sempat curiga saat dokter yang melakukan visum memotret organ vital anaknya. Dia bahkan menanyakan maksud oknum dokter tersebut mengambil gambar karena khawatir akan beredar luas.

“Saya melihat dokter memotret kondisi anak saya, lalu saya sempat bertanya: ‘Pak dokter, kenapa difoto?’ Beliau menjawab itu prosedur. Saya juga menegaskan, ‘Apakah bisa dijamin foto-foto ini tidak keluar?’ Dokter menjawab bahwa yang bisa menyebarkan hanyalah pihak keluarga,” kata Sri Rahayu kepada wartawan saat konferensi pers, Senin (25/8/2025).

Sekitar tiga hari kemudian usai visum, kekhawatiran Sri Rahayu terbukti. Foto vulgar anaknya beredar luas di media sosial.

“Pihak keluarga jelas tidak pernah menyebarkan. Maka kami meminta agar RS Bhayangkara melakukan investigasi internal, memberikan sanksi tegas pada oknum, dan menyampaikan klarifikasi resmi,” jelasnya.

Berita Terkait

5 Anggota Polsek Tallo Diperiksa Propam, Imbas Seorang Remaja Diduga Terkena Peluru saat Terjadi Tawuran
Perumda Parkir Sterilkan Jalan Mawas Pasca insiden Penikaman
Truk Diduga Langgar Jam Operasional di Gowa, Kaki Pemotor Hancur Terlindas
Kisruh BBM dan Energi di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil Lahadalia dari Menteri ESDM
Ari Lasso Puji Pilot Garuda GA 604 yang Berhasil Mendarat dengan Kondisi Roda Bermasalah
Kebakaran Kandea Makassar, 37 Rumah Rusak dan 245 Warga Terdampak
Kebakaran Terjadi di Lantai 4 NIPAH Mall Makassa, Dua Orang Alami Sesak Napas
Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Evaluasi Lokasi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:54 WIB

5 Anggota Polsek Tallo Diperiksa Propam, Imbas Seorang Remaja Diduga Terkena Peluru saat Terjadi Tawuran

Sabtu, 19 September 2026 - 23:16 WIB

Perumda Parkir Sterilkan Jalan Mawas Pasca insiden Penikaman

Sabtu, 19 September 2026 - 08:51 WIB

Truk Diduga Langgar Jam Operasional di Gowa, Kaki Pemotor Hancur Terlindas

Sabtu, 12 September 2026 - 11:51 WIB

Kisruh BBM dan Energi di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil Lahadalia dari Menteri ESDM

Kamis, 3 September 2026 - 12:22 WIB

Ari Lasso Puji Pilot Garuda GA 604 yang Berhasil Mendarat dengan Kondisi Roda Bermasalah

Berita Terbaru