PSI Targetkan 10 Juta KTA, Setiap Kader Rekrut 500 Orang dan Dukung Program MBG

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI menargetkan 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA). Setiap kader ditugaskan merekrut minimal 500 anggota baru.

“Dalam Rakernas ini kita menghasilkan beberapa keputusan. PSI menargetkan 10 juta KTA. Mulai sekarang kader PSI harus bekerja, baik di tingkat ranting maupun DPP. Yang mau jadi caleg atau tidak mau caleg, minimal merekrut 500 anggota untuk ber-KTA. Kita harus bekerja mulai sekarang,” tegas Ketua Harian PSI Ahmad Ali dalam keterangannya, Senin, (2/2/2026).

Menurut dia, target tersebut menjadi langkah strategis PSI dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas basis dukungan politik sejak dini menjelang kontestasi nasional mendatang.

Selain penguatan keanggotaan, Rakernas PSI juga menegaskan komitmen partai untuk mendukung dan mengawal program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ahmad Ali meminta seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga struktur paling bawah, terlibat aktif dalam pengawasan sekaligus mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kita beri dukungan penuh terhadap program pemerintah yang strategis, terutama MBG. Saya minta pengurus DPW hingga ke bawah terlibat aktif melakukan pengawasan dan bergotong royong membangun MBG. Setidaknya satu dapur di setiap provinsi, sehingga PSI bisa berkontribusi langsung pada program-program strategis pemerintah,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ahmad Ali juga menegaskan posisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai tokoh panutan PSI. Ia meminta seluruh kader menjaga kehormatan Jokowi sekaligus aktif menyebarkan narasi positif terkait capaian dan program kerakyatan selama masa kepemimpinan Jokowi.

“Kader PSI harus menjaga kehormatan Pak Jokowi. Kader PSI juga harus mengangkat dan menyebarkan postingan-postingan positif tentang Pak Jokowi, termasuk kembali memviralkan program-program kerakyatan beliau saat menjabat sebagai Presiden,” katanya.

Rakernas PSI yang berlangsung di Hotel Claro Makassar resmi ditutup pada Sabtu (30/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan kader dari seluruh Indonesia serta turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Keputusan Rakernas ini menegaskan arah konsolidasi PSI yang menitikberatkan pada penguatan kaderisasi, ekspansi keanggotaan, serta konsistensi dukungan terhadap pemerintahan nasional menjelang Pemilu 2029.(*)

Berita Terkait

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital
Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros
PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029
Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa
Musda Golkar Gowa Mulai Berlangsung, Lukman B Kady Calon yang Menguat
Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar
PPP Sulsel Tegaskan Pemecatan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Ialah Hasil Rakornas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:44 WIB

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital

Senin, 2 November 2026 - 18:39 WIB

Patarai Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros

Senin, 2 November 2026 - 07:46 WIB

PKB Sulsel Dukung Putusan MK yang Menolak Perpanjangan Masa Jabatan Anggota DPRD

Minggu, 1 November 2026 - 13:35 WIB

IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar  Jadi Prioritas Caleg di Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Berita Terbaru

Politik

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:44 WIB