Ketum PPP Sebut Wacana Kada Dipilih DPRD Masih Dikaji

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono menyebut wacana Kepala Daerah (Kada) dipilih DPRD masih dikaji sembari mendengarkan aspirasi masyarakat terkait isu tersebut.

“Jadi, memang setiap kebijakan politik itu kan kita harus juga mengacu kepada realitas bagaimana suara rakyat. Oleh karena itu, PPP sekarang masih selalu mendengarkan merangkum bagaimana suara rakyat,” kata Mardiono kepada wartawan usai membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (22/12/2025).

Mardiono mengakui wacana agar pemilihan kepala daerah dilakukan secara tidak langsung mulai bermunculan. Terutama, kata dia, untuk pemilihan di tingkat kabupaten/kota.

“Tetapi, memang banyak suara-suara yang mengemuka agar soal pilkada itu dikembalikan nanti melalui daerah. Kemudian untuk khususnya daerah kabupaten/kota,” katanya.

Pihaknya juga tengah membahas mekanisme pemilihan untuk tingkat provinsi. Mardiono menyinggung posisi gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Untuk daerah provinsi itu karena provinsi itu akan menjadi keterwakilan dari pemerintah pusat, itu mungkin sedang kita bahas, apakah itu daerah provinsi itu nanti juga dipilih oleh DPRD provinsi atau mungkin itu menjadi kemenangannya pemerintah pusat sebagai keterwakilan,” jelasnya.

Dia menuturkan pihaknya aktif menjalin komunikasi politik dengan partai lain untuk membahas sistem pemilihan masa depan. Koordinasi ini dilakukan baik dengan partai yang berada di parlemen maupun di luar parlemen.

“Terus (dilakukan), baik yang di dalam parlemen maupun di luar parlemen. Kita terus melakukan koordinasi bersama untuk merumuskan bagaimana pelaksanaan pemilu ke depan itu adalah menghasilkan sebuah hasil demokrasi yang terbaik,” tutur Mardiono.

Dia menekankan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilihan sebelumnya sangat penting untuk dilakukan. Menurutnya, hal ini bertujuan agar kekurangan di masa lalu tidak terulang kembali pada periode berikutnya.

“Kita mencatat dari sejarah perjalanan yang lalu tentu ada kekurangan ya tentu itu nanti kita perbaiki,” ucapnya.(*)

Berita Terkait

Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029
Sekjen Sarmuji Lantik 198 Pengurus Golkar Sulsel yang Dinahkodai IAS
Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Formasi Pengurus Dikebut 30 Hari
Bahlil Lahadalia Akan Lantik Pengurus Golkar Sulsel
AMPI Solid Dorong Nurhaldin Pimpin Golkar Makassar, Musjaya: Kemampuan Sudah Teruji
Dikawal 24 Ketua DPC dan 3 Sayap Partai, Appi Mantap Melangkah Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel
24 DPC Solid Dukung Wali Kota Appi Pimpin Demokrat Sulsel, Berkas Pencalonan Dinyatakan Lengkap
AMPI Makassar Jagokan Nurhaldin di Musda Golkar Makassar 

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Golkar Sulsel Target Naikkan Kursi Legislatif 50 Persen di Pemilu 2029

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Sekjen Sarmuji Lantik 198 Pengurus Golkar Sulsel yang Dinahkodai IAS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Appi Resmi Nahkodai Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Formasi Pengurus Dikebut 30 Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Bahlil Lahadalia Akan Lantik Pengurus Golkar Sulsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

AMPI Solid Dorong Nurhaldin Pimpin Golkar Makassar, Musjaya: Kemampuan Sudah Teruji

Berita Terbaru

Info Makassar

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:10 WIB