DPP KNPI Ambil Alih Pelaksanaan Musda KNPI Sulsel Usai Kericuhan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI mengambil alih pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sulawesi Selatan setelah terjadinya kericuhan di arena musda yang berlangsung di Hotel Horison Senin (8/12/2025) malam. Keputusan ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara.

Dia menyebut, dinamika kepemudaan di setiap daerah memang berbeda, namun pelaksanaan organisasi tetap harus mengacu pada konstitusi KNPI.

Sehingga insiden yang terjadi, kata dia, memaksa DPP turun langsung untuk memastikan konsolidasi Rapimpurda dan Musda berjalan sesuai aturan.

“DPP akhirnya mengambil sikap untuk mengambil alih proses konsolidasi. Musda tetap akan dilaksanakan, namun dipimpin langsung oleh DPP,” tegas Almanzo di Makassar, Selasa, (9/12/2025).

Menurut dia, seluruh peserta Musda dan Rapimpurda tetap akan dipanggil hadir, termasuk dua kandidat, Vonny Ameliani Suardi dan Fadel Muhammad Tauphan Ansar yang sedang bertarung. DPP juga memastikan proses kandidasi tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Terkait waktu pelaksanaan Musda, Almanzo menyebut masih dalam tahap finalisasi.

“Kami sementara godok dulu. Dalam waktu dekat akan kami infokan apakah sore ini, malam ini, atau besok. Kita menjaga cooling down dulu supaya semua terkonsolidasi dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas karena Musda telah dibuka secara resmi oleh pemerintah daerah.
Meski terjadi kericuhan, DPP memastikan proses konsolidasi tidak akan ditunda.

“Tidak ada pending-pending. Konsolidasi tetap berjalan, semua kepesertaan kita undang,” tegas Almanzo.

Terkait pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Ludikson, Almanzo menilai insiden tersebut mencederai organisasi. Ia menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.

“Tetapi langkah organisasi juga kami tempuh. Jika memungkinkan diselesaikan secara kekeluargaan, kita akan tempuh itu. Namun penegakan hukum tetap kita tegakkan,” jelasnya.

Diketahui, pasca mengalami kekerasan di arena Musda KNPI Sulsel, Dikson telah melakukan laporan polisi.

Berita Terkait

Kejati Sulsel – KPK Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi
TP PKK Sulsel Libatkan 3.060 Kader Tekan Stunting
PJM Dukung Penguatan Kerja Sama Pelindo dan Pemprov Sulawesi Selatan
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw
Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa
Pansus DPRD Sulsel Konsultasi Aturan Profit Sharing IUPK ke Kementerian ESDM
Nahkodai PSSI Sulsel, Appi  Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda
Pemprov Sulsel Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Tujuannya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:14 WIB

Kejati Sulsel – KPK Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Rabu, 4 November 2026 - 13:35 WIB

TP PKK Sulsel Libatkan 3.060 Kader Tekan Stunting

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:13 WIB

PJM Dukung Penguatan Kerja Sama Pelindo dan Pemprov Sulawesi Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Bidik Kebangkitan Sepak Takraw

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Darmawangsyah Muin Resmi Gantikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa

Berita Terbaru

Politik

IAS Minta Pengurus Golkar Melek Media Dan Digital

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:44 WIB