Wali Kota Munafri Sidak Kantor Gabungan Dinas, Sejumlah Kadis Tak Tampak di Tempat

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Suasana di kompleks kantor Gabungan Dinas Lingkup Pemerintah Kota Makassar mendadak berubah serius pada Kamis pagi (10/7/2025). Sekitar pukul 09.50 WITA, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tiba di lokasi tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Tanpa didampingi pejabat pendamping, Munafri langsung menuju Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang berada di lantai satu. Ia tampak menyisir satu per satu ruangan pelayanan. Pandangannya detail memeriksa aktivitas para staf yang bekerja di balik meja pelayanan.

Ruang Kepala Dinas PU menjadi salah satu titik perhatian. Munafri sempat berhenti di depan pintu yang terbuka, menengok ke dalam, namun mendapati ruangan kosong tanpa kehadiran Kepala Dinas PU, Zuhaelsi Zubir.

“Mana bu Kadis?” tanya Munafri saat sidak.

Appi pun bergeser mengecek ruang administrasi, bidang perencanaan, dan beberapa meja pelayanan teknis. Para staf terlihat kaget sekaligus was-was dengan inspeksi mendadak tersebut.

“Tolong rapikan ruangan,” imbuh orang nomor satu Kota Makassar itu.

Sesekali Munafri menanyakan progres kerja dan mekanisme pelayanan kepada pegawai. Usai sidak, barulah Kepala Dinas PU datang dan langsung bergabung menyampaikan klarifikasi.

Selesai dari PU, Munafri melanjutkan inspeksi ke Kantor Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2). Di kantor itu, ia berjalan perlahan dari ruang resepsionis menuju ruang kerja bidang. Ia membuka beberapa pintu ruangan, memastikan apakah pelayanan berjalan dengan baik.

Salah satu yang paling disorot adalah kondisi plafon di beberapa ruangan yang tampak rusak dan tak terawat. Munafri menunjuk ke arah atap sambil menegaskan kepada staf yang mendampingi bahwa perbaikan harus segera dilakukan.

“Kondisi kantor memprihatikan. Tolong perbaikan kantor, masukan anggaran di perencanaan tahun ini,” seruan politisi Golkar itu.

Saat mengecek ruang Kepala Dinas DP2, lagi-lagi ia tak menemukan sang pimpinan, Aulia Arsyad, di tempat. Munafri kemudian melanjutkan mengelilingi koridor kantor untuk melihat kebersihan dan kerapian ruang kerja.

Inspeksi berlanjut ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Munafri menelusuri lorong kantor yang pagi itu cukup lengang. Kadis DLH Helmy Budiman tak berada di tempat, karena masih cek up di Rumah Sakit (RS).

Kendati demikian, staf yang ada di DLH diketahui sedang menjalani rapat rutin. Munafri melanjutkan mengecek aktivitas staf pegawai di ruangan lainnya.

Ia memperhatikan secara detail meja pelayanan, dokumen administrasi, dan memastikan tidak ada tumpukan pekerjaan yang terabaikan.

Munafri kemudian berpindah ke Kantor Dinas Penataan Ruang (Distaru). Dari pintu depan hingga ruang pelayanan, ia menelusuri setiap sudut. Plt Kepala Dinas Tata Ruang, Fuad Azis, juga tidak tampak hadir di kantor.

Munafri tampak membuka beberapa pintu ruang kerja, lalu berjalan ke area toilet kantor untuk mengecek kondisi kebersihan. Pandangannya beberapa kali tertuju pada cat dinding yang mulai kusam.

“Optimalkan saja pelayanan ya, ini yang kita harapkan,” ujarnya, usai berdiskusi bersama kepala bidang.

Terakhir, ia bergerak menuju Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar. Di kantor yang menjadi ujung tombak penerimaan PAD Kota Makassar ini.

Munafri menekankan pentingnya pelayanan publik yang profesional. Ia melihat langsung antrean warga dan memastikan loket pelayanan aktif sesuai jam kerja.

“Disini (Bapenda) banyak uang, harus perbaiki gedung dan ruangan,” saran Appi.

Sepanjang sidak, suasana kantor cenderung sunyi, pegawai tampak menunduk menekuni pekerjaan masing-masing.

Munafri beberapa kali berbicara singkat dengan staf di lokasi, menanyakan kondisi kerja, sistem pengelolaan arsip, dan kebersihan kantor.

Sidak ini mencerminkan ketegasan Wali Kota Makassar dalam memastikan kedisiplinan pejabat struktural, optimalisasi pelayanan publik, dan pemeliharaan fasilitas kantor.***

Berita Terkait

Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Siap Gaet 15 Ribu Pengunjung
Hadapi Ancaman Banjir hingga Cuaca Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Kebencanaan
Kepala SMPN 10 Makassar: Isu Siswa Titipan dan Pungutan Rp2,5 Juta Tidak Benar
Pemkot Makassar Perkuat Digitalisasi, Appi Minta Seluruh OPD Tinggalkan Cara Konvensional
Wali Kota Appi Beri Teladan GAMAS, Antar Anak di Hari Pertama Sekolah dan Pantau MPLS di SD-SMP
Sukses Jadi Tuan Rumah Dekranas dan HKG PKK, Melinda Aksa Siapkan Inovasi Penenun Perkuat UMKM dan Wastra Khas Makassar
Wali Kota Makassar Dampingi Menteri Kebudayaan Jelajahi Gedung Benteng Rotterdam, Persiapan Revitalisasi
Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Targetkan 5.000 Pelari  – Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:19 WIB

Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Siap Gaet 15 Ribu Pengunjung

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:19 WIB

Hadapi Ancaman Banjir hingga Cuaca Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Kebencanaan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:57 WIB

Kepala SMPN 10 Makassar: Isu Siswa Titipan dan Pungutan Rp2,5 Juta Tidak Benar

Senin, 13 Juli 2026 - 16:36 WIB

Pemkot Makassar Perkuat Digitalisasi, Appi Minta Seluruh OPD Tinggalkan Cara Konvensional

Senin, 13 Juli 2026 - 11:43 WIB

Wali Kota Appi Beri Teladan GAMAS, Antar Anak di Hari Pertama Sekolah dan Pantau MPLS di SD-SMP

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Kembangkan Program P4GN, Kepala BNNP Sulsel Temui Ketua DPRD Sulsel

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:26 WIB