Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Kota Makassar kembali mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Indonesia yang memulai pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Biringkanaya, Kamis (9/7/2026).

Pembangunan gerbang tersebut menjadi simbol penguatan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di tengah kehidupan masyarakat.

Hal ini, terlihat saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia di kawasan tersebut.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Makassar sebagai lokasi pertama pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia. Ia menuturkan, kehadiran gerbang tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat nilai keberagaman dan toleransi di tengah masyarakat.

Dihadapan Menag RI, Wali kota yang akrab disapa Appi ini juga mengungkapkan, indeks toleransi Kota Makassar telah menunjukkan peningkatan signifikan. Dari sebelumnya berada di peringkat ke-49, kini Makassar berhasil masuk dalam sembilan besar kota paling toleran di Indonesia.

“Alhamdulillah, sekarang Kota Makassar berada di peringkat sembilan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang terus membangun komunikasi dan pendekatan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia tersebut menjadi simbol penguatan nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di lngkungan permukiman masyarakat yang dimulai di Kota Makassar.

Peletakan batu pertama turut dilakukan Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, CEO Founder Kabar Grup, Upi Asmaradhana, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Muhammad.

Lebih lanjut, Appi menegaskan, capaian tersebut menjadi modal penting mengingat Makassar merupakan pintu gerbang Indonesia Timur dengan tingkat mobilitas ekonomi, sosial, dan budaya yang sangat tinggi.

Ia juga menceritakan bahwa kawasan BTP memang menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang multietnis dan multikeyakinan. Di kawasan tersebut berdiri rumah ibadah dari berbagai agama yang hidup berdampingan secara harmonis.

“Dan khususnya di daerah BTP ini, kami laporkan Pak Menteri, bahwa di sini pemukiman yang sangat multi-etnis. Di sini ada gerejanya, ada masjidnya, ada puranya,” urainya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Makassar, kata dia, akan menginisiasi pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia di sejumlah titik lainnya agar semangat toleransi dapat tumbuh mulai dari lingkungan RT dan RW.

“Ini menjadi tanggung jawab kami setelah pencanangan hari ini. Kami akan menghadirkan gerbang-gerbang moderasi di beberapa lokasi sebagai upaya memperkuat nilai keberagaman hingga ke tingkat masyarakat paling kecil,” jelasnya.

Appi juga memastikan pemerintah akan segera membenahi akses jalan menuju lokasi pembangunan gerbang. Ia mengaku tidak ingin simbol moderasi tersebut berdiri tanpa didukung infrastruktur yang memadai.

“Hari ini Dinas PU sudah turun melakukan survei. Kita ingin memastikan infrastruktur menuju kawasan ini juga semakin baik. Saat ini tingkat kemantapan jalan Kota Makassar sudah berada di atas 97 persen dan akan terus kami tingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Menag RI, Nasaruddin Umar, menekankan bahwa pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia bukan sekadar menghadirkan monumen fisik, melainkan simbol yang menghidupkan nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi pembangunan yang berada di kawasan permukiman justru memiliki makna strategis karena masyarakat akan berinteraksi langsung dengan simbol moderasi tersebut setiap hari.

“Kehadiran monumen kebersamaan seperti ini jangan dilihat dari besar kecil tempatnya, tetapi dari dampaknya. Ketika dibangun di tengah permukiman, setiap orang yang melihatnya akan selalu diingatkan bahwa kita semua adalah satu, tidak ada perbedaan di antara kita,” ujarnya.

Ia berharap Gerbang Moderasi Indonesia di Makassar menjadi ikon persatuan yang menginspirasi daerah lain sehingga monumen serupa dapat dibangun di berbagai kabupaten dan kota sebagai simbol pemersatu bangsa.

“Dan saya berharap monumen ini nanti menjadi kekuatan simbolik, ikonik di Kota Makassar, apalagi ini yang pertama. Kita akan saksikan disetiap kabupaten kabupaten ada monumen-monumen seperti ini sebagai simbol pemersatu,” harapnya.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Appi Tawarkan Kolaborasi Nyata, Ajak Kader IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
Makassar Punya Modal Jadi Pusat Kesehatan Regional, Appi Ajak dokter dan Akademisi Bergerak Bersama
Investasi Makassar Capai Rp5 Triliun, Sektor Ini Paling Besar
Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Appi, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, Dilengkapi U-Ditch
Pemkot Makassar Perkuat Edukasi Warga, Pembenahan Sampah Dilakukan dari Hulu ke Hilir
Resmikan Tawa Mahjong di CPI, Wali Kota Appi Minta Utamakan Tenaga Kerja Lokal 

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Wali Kota Appi Tawarkan Kolaborasi Nyata, Ajak Kader IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Makassar Punya Modal Jadi Pusat Kesehatan Regional, Appi Ajak dokter dan Akademisi Bergerak Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Investasi Makassar Capai Rp5 Triliun, Sektor Ini Paling Besar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Wamen Kebudayaan Apresiasi Wali Kota Appi, Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Berita Terbaru

Opini

Dari Limbah Pasar Menjadi Berkah Biru

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:41 WIB

Sulawesi Selatan

PJM Dukung Penguatan Kerja Sama Pelindo dan Pemprov Sulawesi Selatan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 12:13 WIB