HALLOMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, menegaskan kehadiran usaha baru di Kota Makassar harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, hingga meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Appi saat menghadiri Grand Opening Tawa Mahjong Business Park di Blok CE/18, Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Kamis (29/10/2026).
Munafri mengatakan, setiap investasi dan usaha yang tumbuh di Kota Makassar diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, pembukaan usaha baru membuka peluang kerja bagi generasi muda Makassar sekaligus mendorong perputaran ekonomi di sektor pendukung, seperti kuliner, jasa parkir, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Setiap usaha baru yang dibuka di kota ini membawa manfaat nyata,” ujarnya.
“Ada lapangan kerja bagi anak-anak muda Makassar, ada perputaran ekonomi bagi usaha di sekitarnya, dan tentu ada kontribusi bagi pendapatan daerah untuk membangun kota kita bersama,” tambah Munafri.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pelayanan perizinan yang mudah, cepat, pasti, dan transparan.
Komitmen tersebut dijalankan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), termasuk pemanfaatan sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha.
Munafri menyebut, Makassar terbuka bagi investor dan pengusaha yang ingin mengembangkan bisnis secara profesional, dengan tetap mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku.
“Pintu Kota Makassar terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin berusaha dengan baik dan taat aturan,” tegasnya.
Di sisi lain, Munafri mengingatkan pentingnya menjaga fungsi Tawa Mahjong sebagai tempat rekreasi dan aktivitas yang melatih kemampuan berpikir, bukan sebagai ruang untuk praktik perjudian.
Ia menjelaskan, permainan mahjong memiliki sejarah dan nilai budaya yang panjang. Aktivitas tersebut juga dapat melatih konsentrasi, strategi, ketelitian, serta daya ingat.
Dalam konteks sosial, mahjong di sejumlah tempat juga menjadi sarana interaksi dan silaturahmi lintas usia maupun generasi.
Nilai kebersamaan tersebut, menurut Munafri, sejalan dengan karakter Makassar sebagai kota majemuk yang menjunjung tinggi kerukunan dan sikap saling menghargai.
Namun, ia memberikan penegasan agar aktivitas di Tawa Mahjong tetap berada dalam koridor yang sehat dan sesuai ketentuan hukum.
“Saya minta Tawa Mahjong dijaga sebagai tempat rekreasi dan olahraga otak yang sehat. Jangan sampai tempat ini disalahgunakan untuk perjudian dalam bentuk apa pun,” imbuh Appi.
Appi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar bersama aparat terkait akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai aturan.
Selain itu, ia meminta manajemen Tawa Mahjong memperhatikan seluruh aspek operasional, mulai dari kelengkapan perizinan, ketertiban, kebersihan, hingga kenyamanan lingkungan sekitar.
Pengaturan parkir juga menjadi perhatian agar aktivitas usaha tidak mengganggu mobilitas dan kepentingan masyarakat di kawasan CPI.
Munafri turut mendorong pihak pengelola memprioritaskan tenaga kerja lokal dari warga Kota Makassar serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan pelaku usaha di sekitarnya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungan.
Ia berharap Tawa Mahjong Business Park dapat berkembang sebagai usaha yang profesional, tertib, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
“Dengan begitu, Tawa Mahjong tidak hanya tumbuh sebagai usaha, tetapi juga menjadi bagian yang membanggakan dari wajah Kota Makassar,” tutup Munafri. (*)








