Wali Kota Makassar Pimpin Rakor dengan Ramboll dan AASCTF, Bahas Evaluasi Program Kota Layak Huni

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggelar rapat koordinasi virtual bersama Ramboll dan ASEAN Australia Smart Cities Trust Fund (AASCTF), Senin (6/10/2025).

Pertemuan ini membahas hasil inisiatif kerjasama program Makassar Livable City Plan atau Rencana Kota Layak Huni Makassar yang sudah selesai disusun, sekaligus evaluasi terhadap perangkat digital yang dihasilkan.

Program tersebut dikembangkan melalui dukungan pendanaan dari Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), dikelola oleh Asian Development Bank (ADB), dan dilaksanakan oleh Ramboll bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Perwakilan Konsultan Ramboll, Alvaro Fonseca, menyampaikan program ini telah menghasilkan dokumen serta sejumlah perangkat digital yang bisa dipakai Pemkot, mulai dari pemetaan kebutuhan warga, prioritas pembangunan, hingga pengelolaan data spasial.

Tahap berikutnya, pihak Ramboll menyampaikan di akhir Oktober nanti, mereka ingin menggelar workshop di Makassar untuk menilai sejauh mana perangkat tersebut sudah digunakan.

Seperti apa saja kelemahan dan kekurangannya, serta bagaimana agar lebih sesuai dengan visi, misi, dan program prioritas Pemkot saat ini di bawah Kepemimpinan Munafri-Aliyah (MULIA). Termasuk jika program tersebut ingin diintegrasikan ke Super Apps Lontara+ Pemerintah.

Menanggapi hal itu, Munafri Arifuddin menyampaikan dukungannya, apalagi jika program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kinerja Pemerintah Kota Makassar. Ia menyampaikan pihaknya terbuka untuk membicarakan lebih detail saat tim Ramboll berkunjung langsung ke Makassar.

“Ada beberapa kegiatan yang bisa kita jalankan yang mungkin di sinergikan dengan kami punya program-program unggulan,”ujar Munafri.

Ia menambahkan, bahwa dirinya akan mendukung penuh keberlanjutan program ini setelah terbukti bermanfaat bagi kota dan tidak boleh terhenti hanya karena adanya pergantian kepemimpinan.

Munafri juga menegaskan pentingnya evaluasi agar manfaat dari kerja sama ini semakin terasa. Untuk itu, akan melihat dan melihat lebih detail track hasil dan potensi kerjasama ke depan.

“Saya melihat dari diskusi ini, ini tentu akan sangat bermanfaat dan bisa dipergunakan secara baik oleh teman-teman dalam rangka proses pengambilan kebijakan dan sebagainya. Saya akan menggali lebih detail dulu seperti apa hal-hal yang bisa kita kerjasamakan ke depannya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Berjualan Puluhan Tahun: Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Proses Berlangsung Tertib Tanpa Gesekan
Rafatar Anak 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Kanal Nuri
MTQ Korpri VIII 2026 Resmi Diluncurkan di Makassar, Pemkot Siap Sambut Tamu Nusantara
City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Implementasi Model Biomassa Sirkular
HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU
Kadis DLH Makassar Luruskan Isu Miring, Tegaskan Pembayaran Gaji Staf Dituntaskan
Wali Kota Munafri Respon Aspirasi Warga, Gelontorkan Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan Romang Tongayya

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:07 WIB

Berjualan Puluhan Tahun: Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Proses Berlangsung Tertib Tanpa Gesekan

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:04 WIB

Rafatar Anak 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Kanal Nuri

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:21 WIB

MTQ Korpri VIII 2026 Resmi Diluncurkan di Makassar, Pemkot Siap Sambut Tamu Nusantara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:32 WIB

HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:18 WIB

Jalan Rusak di Pajjaiang Biringkanaya Bukan Aset Kota, Ini Penjelasan Dinas PU

Berita Terbaru