HALLOMAKASSAR.COM– Partai Perindo Sulsel perkuat struktur kepengurusan dan melakukan konsolidasi organisasi lebih awal. Ini merupakan upaya menghadapi tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Pembenahan dilakukan mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga struktur di bawahnya guna memperkuat kesiapan administrasi dan kelembagaan partai.
Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani mengatakan, penguatan internal menjadi fokus utama yang saat ini sedang dijalankan partai.
“Sekarang ini sementara berproses. Ini persiapan restrukturisasi menuju verifikasi partai politik,” ujar Abdul Hayat, Selasa (2/6/2026).
Selain mempersiapkan tahapan verifikasi, Partai Perindo Sulsel juga mulai mengantisipasi berbagai kemungkinan regulasi pemilu, termasuk penerapan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada pemilu mendatang. Menurut dia, partai tetap siap menghadapi skema apa pun yang nantinya ditetapkan.
“Kita sudah siap untuk itu. Kalaupun nanti 2 persen atau bahkan 0 persen tentu lebih bagus lagi, karena keterwakilan masyarakat yang memilih Perindo bisa tetap ada di parlemen,” katanya.
Abdul Hayat menilai sistem kepemiluan perlu memberi ruang yang lebih luas bagi keterwakilan aspirasi masyarakat. Sebab, setiap suara yang diberikan dalam pemilu pada dasarnya merupakan bentuk partisipasi politik warga yang perlu mendapat saluran representasi secara optimal.
“Selama ini ketika tidak lolos parlemen, suara masyarakat yang memilih menjadi tidak memiliki wakil. Padahal ada suara di situ,” tuturnya.
Pada saat yang sama, konsolidasi organisasi terus dilakukan di tingkat kabupaten dan kota untuk memastikan seluruh struktur partai siap menghadapi proses administrasi yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Sekarang sudah kita garap DPC dan struktur di bawahnya. Dengan begitu, pembangunan struktur organisasi bisa berjalan sampai ke bawah sebagai persiapan menuju verifikasi di KPU,” jelasnya. (*)







