HALLOMAKASSAR.COM— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan (PAN Sulsel) menggelar musyawarah daerah (Musda) bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN kabupaten/kota.
Musda dilaksanakan secara serentak melalui daring dibuka langsungkan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, Minggu, (28/12/2025).
Ketua DPW PAN Sulsel Husniah Talenrang mengatakan, dari total 24 kabupaten/kota, sebanyak 18 DPD telah mengikuti Musda tahap pertama.
Musda tersebut bertujuan menetapkan ketua formatur dan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan partai di daerah masing-masing.
“Alhamdulillah, Musda hari ini berjalan lancar dan telah menghasilkan penetapan ketua formatur beserta formatur. Selanjutnya, mereka akan bermusyawarah secara internal untuk merampungkan susunan kepengurusan,” ujar Husniah saat ditemui di Hotel Claro Makassar.
Bupati Gowa itu menegaskan, PAN Sulsel pada prinsipnya siap membangun dan memperkuat struktur organisasi di seluruh 24 kabupaten dan kota.
Tugas utama tim formatur adalah menyusun kepengurusan mulai tingkat DPD, DPC, hingga struktur di bawahnya, sekaligus menyiapkan relawan sampai ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS) sebagai bagian dari strategi pemenangan ke depan.
Secara nasional, PAN menargetkan masuk tiga besar partai politik. Khusus di Sulawesi Selatan, PAN menargetkan menjadi partai terbesar dengan memastikan seluruh daerah pemilihan terisi kursi legislatif.
Untuk DPRD Sulsel, PAN menargetkan minimal sembilan kursi, sementara untuk DPR RI ditargetkan empat kursi atau lebih.
Baca Juga:
Kortastipidkor Polri Cegah Bupati Husniah Bepergian ke Luar Negeri
Gubernur Sulsel Paparkan Capaian Digitalisasi Keuangan di Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
Korlantas Polri Luncurkan Kios SIM, Perpanjang SIM Secara Mandiri
Menurut Husniah, pencapaian target legislatif tersebut akan mempermudah PAN dalam mengusung dan memenangkan calon kepala daerah.
Apalagi, ke depan masih terbuka kemungkinan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah.
“Daerah yang mengalami penurunan kursi akan menjadi perhatian khusus. Kita lakukan evaluasi, termasuk pergantian ketua DPD jika diperlukan, dengan mempertimbangkan figur yang memiliki tingkat pengenalan dan potensi elektoral kuat, bahkan berpeluang menjadi calon kepala daerah,” jelasnya.
Enam kabupaten yang belum melaksanakan Musda, yakni Barru, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Tana Toraja, dan Palopo, akan mendapat atensi khusus.
Baca Juga:
BPBD Makassar Salurkan 5,1 Juta Liter Air Bersih, Jangkau 97 Ribu Jiwa di 62 Kelurahan
Tanggapan Pemprov Sulsel Atas Penetapan Tersangka Bupati Gowa
Pemkot Makassar Libatkan Arborist untuk Selamatkan Ekosistem Pohon di Kawasan Kajaolalido-Thamrin
DPW PAN Sulsel menargetkan Musda di daerah tersebut dapat digelar pada Januari mendatang.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam menjelaskan, dari 18 kabupaten dan kota yang telah melaksanakan Musda.
“Sebagian telah menetapkan ketua formatur yang otomatis menjadi ketua DPD, sementara lainnya masih berbentuk tim formatur,” kata Bupati Maros ini.
Berikut hasil Musda di 18 kabupaten/kota:
- Bantaeng: Suardi (Ketua Formatur)
- Bone: A. Wahyudi, Herman, Nursalam, Faisal (Formatur)
- Bulukumba: A. Edy Manaf (Ketua Formatur)
- Enrekang: Mitra Fakhruddin (Ketua Formatur)
- Gowa: Taufiq Surullah (Ketua Formatur)
- Jeneponto: Syamsuddin Karlos (Ketua Formatur)
- Kepulauan Selayar: Sofyan Indra Pratama Ramli (Ketua Formatur)
- Makassar: Irfan Malluserang, Hamzah Hamid, Sangkal Saddiko, Nasir (Formatur)
- Parepare: Hermanto (Ketua Formatur)
- Luwu: Dr. Husmaruddin, Hj. Asni, Andri (Formatur)
- Luwu Timur: Usman Sadiq (Ketua Formatur)
- Luwu Utara: Karimuddin (Ketua Formatur)
- Maros: Muh. Gemilang Pagessa (Ketua Formatur)
- Pangkep: Abdul Rauf (Ketua Formatur)
- Sinjai: Arifuddin (Ketua Formatur)
- Takalar: Hj. Nurlaini Kahar (Ketua Formatur)
- Toraja Utara: Yopie Rante Maliko (Ketua Formatur)
- Wajo: A. Merli, Kevin, Andi Palaguna (Formatur).








