MIWF 2026 Resmi Dibuka, Duta Besar dan Komunitas Global Hadir, Munafri Perkuat Citra Makassar sebagai Kota Kreatif

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui keterlibatan langsung dalam Makassar International Writers Festival 2026.

Festival sastra berskala internasional ini resmi dibuka di Benteng Rotterdam, Kamis (14/5/2026) malam, dengan dihadiri berbagai delegasi dalam dan luar negeri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, hadir langsung dalam pembukaan festival didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Pembukaan MIWF 2026 turut dihadiri Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Konsulat Jenderal Australia, perwakilan Kementerian Kebudayaan, serta jajaran Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen memperkuat event-event yang telah tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi kota, dibandingkan menghadirkan agenda baru yang belum teruji.

“Event seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tetapi menjadi bagian agar event ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujar Appi.

Melalui dukungan terhadap MIWF 2026, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat terus mendorong pertumbuhan sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif.

Sekaligus memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang inklusif, terbuka, dan berdaya saing di tingkat internasional.

Appi menekankan bahwa kehadiran pemerintah dalam MIWF menjadi penanda penting bagi terbangunnya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan komunitas kreatif.

Menurutnya, MIWF merupakan salah satu event strategis yang mampu menghadirkan ruang interaksi inklusif, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota budaya dan kota kreatif di tingkat global.

Lebih lanjut, Appi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas, seniman, dan pegiat sastra untuk berkolaborasi dalam membangun ekosistem kebudayaan yang terbuka dan berkelanjutan.

“Pemerintah ingin hadir sebagai mitra, izinkan kami menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra serta melahirkan seniman-seniman baru di Kota Makassar,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini konsisten menjaga keberlangsungan festival melalui kekuatan komunitas dan partisipasi warga.

“Kehadiran delegasi internasional dalam pembukaan MIWF 2026 menjadi bukti bahwa festival ini semakin diperhitungkan dalam jejaring sastra dunia serta mampu membawa nama Makassar ke panggung internasional,” ungkapnya.

Adapun MIWF 2026 akan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, dengan menghadirkan sedikitnya 144 program yang meliputi diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara.

Selain dipusatkan di Benteng Rotterdam, sejumlah rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Makassar Creative Hub sebagai bagian dari penguatan ruang kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, Direktur Makassar International Writers Festival, Aan Mansyur, menjelaskan bahwa tema “Re-co-ordinate” yang diusung pada MIWF 2026 lahir dari refleksi mendalam tentang pentingnya membangun ulang relasi antar pihak dalam sebuah ekosistem.

Menurutnya, dalam berbagai struktur, baik lembaga pemerintah maupun organisasi yang terdiri dari beragam divisi seperti MIWF, persoalan yang muncul tidak selalu bersumber dari kebijakan semata, melainkan juga dari lemahnya hubungan dan koordinasi antarpelaku.

“Kita sering melihat kegagalan secara vertikal karena kebijakan. Tapi jangan-jangan persoalan kita juga ada secara relasional,” ujar Aan.

Aan berharap, sinergi yang kembali terjalin antara komunitas dan pemerintah dapat semakin memperkuat posisi MIWF sebagai ruang bersama yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan sastra serta kebudayaan di Kota Makassar.

Di menekankan pentingnya memperkuat koneksi dan komunikasi lintas pihak sebagai fondasi utama dalam membangun kerja kolektif yang sehat dan berkelanjutan, terutama dalam ekosistem kebudayaan yang melibatkan banyak aktor.

Aan juga mengungkapkan bahwa kolaborasi antara MIWF dan Pemerintah Kota Makassar pada tahun ini menjadi momentum penting, mengingat terakhir kali kerja sama tersebut terjalin pada tahun 2013.

Keterlibatan kembali pemerintah dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak festival sekaligus memperkuat ruang kebudayaan yang inklusif.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberlangsungan MIWF hingga saat ini tidak terlepas dari peran besar warga dan komunitas yang secara konsisten menjaga festival ini tetap hidup dari tahun ke tahun.

“MIWF bisa bertahan sampai hari ini karena digerakkan oleh warga dan komunitas. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi utama dalam setiap kolaborasi yang kami bangun,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Festival Bulan Budaya Makassar Resmi Dibuka, Syamsul Bahri Harap Pemuda Ambil Peran
Kedatuan Luwu Akan Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen
Tak Hanya Menikmati Pantai Losari, Kini Warga Bisa Berburu Produk Unik di Sunday Market
HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat
Wali Kota Appi Tawarkan Kolaborasi Nyata, Ajak Kader IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Wali Kota Appi Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
Makassar Punya Modal Jadi Pusat Kesehatan Regional, Appi Ajak dokter dan Akademisi Bergerak Bersama

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Festival Bulan Budaya Makassar Resmi Dibuka, Syamsul Bahri Harap Pemuda Ambil Peran

Minggu, 1 November 2026 - 18:06 WIB

Kedatuan Luwu Akan Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIB

Launching Early Bird MHM 2027, Pemkot Makassar Tawarkan Diskon hingga 41 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 10:31 WIB

Tak Hanya Menikmati Pantai Losari, Kini Warga Bisa Berburu Produk Unik di Sunday Market

Minggu, 1 November 2026 - 06:37 WIB

HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Kapolda Sulsel Targetkan Atlet Soft Tennis Dulang Medali di ASEAN Games

Senin, 2 Nov 2026 - 12:23 WIB