HALLOMAKASSAR.COM –Kinerja Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tercatat, hingga Oktober 2025, SPJM mencatat lonjakan trafik kunjungan kapal dan pendapatan usaha yang mencapai Rp6,76 triliun.
Berdasarkan data yang diperoleh, kunjungan kapal di seluruh wilayah layanan Pelindo mencapai 331.333 call, naik 132,82 persen secara tahunan. Adapun bobot kapal yang dilayani mencapai 1.258.673.862 Gross Tonnage (GT), tumbuh 119,20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Layanan pemanduan kapal juga meningkat dengan produksi 2.895.943.377 gerakan atau naik 105,55 persen. Adapun layanan penundaan kapal mencapai 4.393.813.147 GT-jam, tumbuh 106,73 persen year-on-year. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas logistik laut pada jalur pelabuhan nasional.
Dari sisi keuangan, SPJM mencatat pendapatan usaha sebesar Rp6.769,64 miliar, dengan beban usaha Rp6.135,68 miliar. Perusahaan membukukan laba usaha Rp633,95 miliar dan total aset mencapai Rp7.724,37 miliar per Oktober 2025.
Diketahui, SPJM mengelola layanan dalam dua klaster usaha, yakni marine dan equipment. Pada klaster marine, layanan diberikan melalui PT Jasa Armada Indonesia, PT Pelindo Marine Service, dan PT Intan Sejahtera Utama yang juga menjalankan jasa crewing. Armada yang dioperasikan meliputi 120 kapal tunda milik, 76 kapal tunda non-milik, serta 163 kapal pandu.
Sementara pada klaster equipment yang dikelola PT Berkah Industri Mesin Angkat, total peralatan pelabuhan yang dipelihara mencakup 93 unit container crane, 233 unit rubber tyred gantry (RTG), 101 unit reach stacker, serta 609 unit head truck dan terminal tractor.
SVP Sekretaris Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, menyampaikan bahwa SPJM membawahi empat wilayah kerja. Ia juga mengapresiasi masukan terkait informasi yang disampaikan kepada publik.
“Capaian ini didorong meningkatnya trafik kapal serta optimalisasi berbagai lini layanan di wilayah kerja SPJM,” kata ujar Tubagus saat Dinner With Media di Kapal Phinisi di Pantai Losari, Makassar, Selasa (18/11/2025) malam.
Dia menyampaikan bahwa SPJM hingga saat ini mengelola 72 lokasi atau 51 unit layanan jasa maritim di seluruh Indonesia. Adapun sejumlah layanan unggulan seperti docking dan pengerukan melalui Pelindo Solusi Maritim terus menunjukkan peningkatan aktivitas.
Baca Juga:
City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Implementasi Model Biomassa Sirkular
Kuasa Hukum Rusman Lapor Etik ke BK DPRD Soppeng, Tuntut Ketua DPRD Dicopot
HIPMI Run 8K di CPI Makassar, Simbol Dukungan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patriick mengatakan, seluruh upaya peningkatan layanan tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan maritim hadirkan standar pelayanan yang efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing internasional.(*)







