Ketua Apdesi Sulsel Desak Penindakan Oknum di Balik Kelangkaan BBM

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 September 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD Apdesi) Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Rahayu Usmi, mengaku menerima banyak keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Sulsel.

Menurut Sri Rahayu, kelangkaan tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi kepentingan pribadi.

Karena itu, ia meminta agar pihak kepolisian serius menindak dugaan praktik ilegal dalam distribusi BBM.

“Semoga dengan adanya keluhan masyarakat, sistem yang mungkin menjadi ruang bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi bisa segera menjadi atensi pihak kepolisian,” ujarnya, Senin, 15 September 2025.

Ia menjelaskan, ada sejumlah langkah yang perlu diperkuat, di antaranya: penegakan kerja sama dengan pemilik SPBU untuk tidak melakukan pembiaran; pembekuan izin usaha bagi SPBU yang terbukti melanggar; pemasangan CCTV untuk memantau aktivitas pengisian BBM; serta pemberian sanksi tegas bagi pekerja SPBU yang melakukan pelanggaran.

Selain itu, Sri Rahayu juga menyoroti penggunaan barcode yang sering disalahgunakan. Menurutnya, sistem barcode perlu diperbarui agar tidak lagi bisa dipakai oleh petugas nakal menggunakan identitas orang lain.

“Harus ada aturan jelas dan sanksi tegas, baik bagi aparat hukum maupun pengusaha yang terlibat. Jika ditemukan praktik ilegal, maka hasil keuntungannya perlu disita sesuai aturan undang-undang,” tegasnya.

Ia menekankan, negara tidak boleh memberi ruang bagi pengusaha ilegal yang justru merugikan masyarakat dan perekonomian nasional.***

Berita Terkait

DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan Lewat Ranperda Inisiatif
Desak Perda Lembaga Adat Daerah Dicabut, Ratusan Massa Keluarga Besar Kesultanan Gowa Geruduk Kantor DPRD
APR Luwu Timur Datangi DPD PDI Perjuangan Sulsel, Desak Evaluasi Ketua DPRD Lutim
Emak-Emak Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar
Bawaslu Sulsel Kaji Putusan, Siapkan Jajaran Hadapi Potensi Perkara Berulang
KPK Pantau Proyek Multi Years Project Senilai Rp3,7 Triliun di Sulsel, Ini Tujuannya
Desak Perda Lembaga Adat Dicabut, Putra Mahkota Kerajaan Gowa Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Demo Besar-besaran
Warga Pasar Terong Minta Ketua DPRD Sulsel Kawal Pembangunan Pagar Kanal Pannampu

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:27 WIB

DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan Lewat Ranperda Inisiatif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Desak Perda Lembaga Adat Daerah Dicabut, Ratusan Massa Keluarga Besar Kesultanan Gowa Geruduk Kantor DPRD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:45 WIB

APR Luwu Timur Datangi DPD PDI Perjuangan Sulsel, Desak Evaluasi Ketua DPRD Lutim

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Emak-Emak Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bawaslu Sulsel Kaji Putusan, Siapkan Jajaran Hadapi Potensi Perkara Berulang

Berita Terbaru

Pendidikan

SMA Unggulan KKSS Bone Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:48 WIB