Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIJIE, Tiongkok, 24 April 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CNS: 

Di pelosok pegunungan Guizhou di Tiongkok barat daya, desa-desa etnis Miao dan Dong kini bertransformasi dari permukiman tradisional menjadi destinasi wisata yang semakin menarik bagi wisatawan.

Sebagai salah satu provinsi dengan keragaman etnis tertinggi di Tiongkok, Guizhou dihuni 18 kelompok etnis pribumi dan lebih dari 300 desa dengan karakter budaya minoritas yang khas. Dalam beberapa tahun terakhir, Guizhou kian gencar mengembangkan sektor pariwisata pedesaan dan homestay economy dengan memanfaatkan kekayaan budaya serta potensi ekologi—membuka peluang baru sekaligus memberikan angin segar bagi masyarakat lokal yang telah lama tinggal di sana.

Pictured: A mountain-clinging homestay and camping base in Huawu Village, Qianxi, Bijie, Guizhou, China.
Pictured: A mountain-clinging homestay and camping base in Huawu Village, Qianxi, Bijie, Guizhou, China.

Desa Huawuji di Kota Bijie, Kabupaten Qianxi, menjadi contoh nyata dari transformasi Guizhou. Berada di lereng pegunungan dan tetap menjaga warisan budaya Miao, desa ini berkembang berkat perluasan sarana homestay, pembangunan pusat kerajinan budaya takbenda, serta penataan objek wisata. Kini, Huawuji bertransformasi menjadi destinasi terpadu yang memadukan wisata alam, pengalaman budaya, dan aktivitas rekreasi dalam satu kawasan.

Saat ini, semakin banyak wisatawan mancanegara yang berlibur ke Huawuji untuk mempelajari sulaman khas Miao, menikmati pertunjukan musik dan tari tradisional, serta merasakan kehidupan masyarakat pegunungan. Kerajinan tradisional seperti sulaman dan batik kini bukan hanya aktivitas produksi manual, melainkan berkembang sebagai pengalaman interaktif bagi wisatawan.

Data menunjukkan, dalam beberapa tahun terakhir, arus kunjungan wisatawan ke area pedesaan menyumbang lebih dari setengah total kunjungan wisatawan di Guizhou. Jumlah homestay juga terus meningkat, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Seiring perkembangan pariwisata pedesaan, semakin banyak warga desa terlibat dalam pengelolaan homestay, produksi kerajinan, serta layanan pariwisata. Hal tersebut mendorong terbentuknya struktur ekonomi yang lebih beragam di desa-desa tradisional tersebut.

Dari desa pegunungan yang terpencil menjadi destinasi wisata yang tenang dan menarik, Guizhou menapaki jalur pengembangan "budaya dan pariwisata". Dengan pendekatan ini, pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian budaya sehingga warisan budaya tetap terjaga di tengah pertumbuhan ekonomi.

Berita Terkait

ChinaMarket Ajak Delegasi Pembeli Global Datang Langsung ke Pusat Perdagangan Linyi, Tiongkok
Jereh Luncurkan Saturn™, Solusi Pembangkit Listrik yang Lebih Efisien
Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri
Pengisian bahan bakar bioetanol reguler dimulai di Pelabuhan Santos
Toleransi Nol Terhadap Pembakaran: RSPO Memperkuat Standar Ketat Tanpa Pembakaran
“Unleash Your Edge”: ZHITAI Gandeng Phantom Blade Zero, Perkuat Ekspansi Global Lewat Kolaborasi Strategis
The Ritz-Carlton, Bali Perkuat Komitmen terhadap Kemewahan yang Bertanggung Jawab melalui Sertifikasi Green Key
Envision Terapkan SAFc untuk Pertama Kalinya di Luar Negeri dalam Ajang Global Citizen NOW, Dukung Penurunan Emisi CO₂ Setara 10 Ton

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:30 WIB

ChinaMarket Ajak Delegasi Pembeli Global Datang Langsung ke Pusat Perdagangan Linyi, Tiongkok

Minggu, 1 November 2026 - 06:56 WIB

Jereh Luncurkan Saturn™, Solusi Pembangkit Listrik yang Lebih Efisien

Minggu, 1 November 2026 - 04:56 WIB

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 November 2026 - 02:31 WIB

Pengisian bahan bakar bioetanol reguler dimulai di Pelabuhan Santos

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Toleransi Nol Terhadap Pembakaran: RSPO Memperkuat Standar Ketat Tanpa Pembakaran

Berita Terbaru