Janji Politik MULIA Mulai Direalisasikan, Sambungan Air PDAM Gratis Sasar 400 KK di Veteran Utara

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

— Janji politik Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin mulai terealisasikan. Antaranya, pemasangan sambungan air PDAM gratis yang menyasar 400 Kepala Keluarga  (KK) di di Jalan Titang, Kelurahan Barana (Veteran Utara), Kecamatan Makassar.

Pemasangan sambungan PDAM dilakukan secara gratis, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini paling terdampak.

Di sela peninjauan pemasangan sambungan air bersih, Selasa,  (9/12/2025), Appi berdialog langsung dengan warga yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Berkat komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA), kebutuhan air bersih warga mulai terpenuhi.

Dengan program sambungan air gratis ini, Pemerintah Kota Makassar tidak hanya memastikan ketersediaan air bersih, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial bagi warga yang selama ini menanti kehadiran pemerintah untuk semua, tanpa terkecuali.

“Inilah bentuk nyata mewujudkan program yang kami janjikan. Untuk di veteran (Jalan Titang), proses penyelidikan pipa ada kurang lebih 600 sampai 700 meter,” ujar Munafri, di lokasi tersebut, Selasa (9/12/2025).

“Jadi, yang sekarang kita sambung untuk membuat koneksi baru ke wilayah sekitar Jalan Titang dan sekitarnya. Masuk ke dalam pemukiman yang sebelumnya tidak terjangkau,” kata Appi kepada warga.

Ia menjelaskan, sejumlah rumah yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan suplai air kini mulai teraliri berkat penyambungan jaringan baru tersebut.

Bahkan, beberapa pelanggan yang sempat berniat memutus meteran karena tidak pernah menikmati air bersih kini dapat kembali menggunakannya.

“Tadi kita cek di beberapa rumah yang selama ini tidak pernah menyala. Ada juga warga yang sudah mau meminta meterannya diputus karena hanya membayar, tapi tidak ada air mengalir,” tuturnya.

“Sekarang, setelah ada sambungan ini, kita akan aktifkan kembali tanpa biaya, tanpa satu rupiah pun,” sambungnya.

Orang nomor satu Kota Makassar itu, meminta warga untuk memantau aliran air mulai hari ini hingga besok guna memastikan bahwa pasokan berjalan lancar.

“Silakan dicek, pastikan alirannya sudah jalan, sudah ada, dan warga bisa menikmati air bersih seperti warga lainnya,” imbuh Ketua IKA FH Unhas ini.

Menurut Appi, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah, dan itu menjadi tanggung jawab penuh Pemkot Makassar.

“Artinya, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi. Pemerintah harus hadir untuk mengatasi persoalan air bersih,” katanya.

Appi juga menjelaskan bahwa jaringan yang baru disambungkan ini terintegrasi dengan sejumlah penguatan jaringan lain di Kota Makassar.

“Ini sama dengan yang ada di Tamalanrea. Sambungan ini terhubung dengan jalur yang kita buat di Jalan Pontiku untuk wilayah utara kota,” sebut Appi.

“Salah satunya jalur dari Pabaeng-baeng yang kita tarik masuk ke sini. Sekitar 600–700 meter jaringan baru masuk ke wilayah Kelurahan ini dan sekitarnya,” sambung Wali Kota.

Ia juga memastikan kualitas air PDAM yang mengalir ke rumah warga sudah memenuhi standar.

Munafri kembali mengingatkan bahwa tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada warga dalam proses pengaktifan kembali meteran.

“Meteran akan diaktifkan kembali tanpa biaya apa pun. Itu bagian dari tanggung jawab kami Pemerintah,” tegasnya.

Sementara Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad  menambahkan, penyediaan sambungan air bersih gratis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, sekaligus realisasi janji prioritas pasangan MULIA dalam menghadirkan layanan dasar yang merata bagi seluruh warga kota.

“Mudah-mudahan Ibu-ibu bisa cek langsung hari ini. Pastikan airnya mengalir lancar penuhi kebutuhan. Itu air dari PDAM yang sudah memenuhi kebutuhan keseharian,” tukasnya.

Hamzah Ahmad menjelaskan,   penyelesaian jaringan sepanjang kurang lebih 600 meter itu kini menjadi solusi atas keluhan akses air bersih yang bertahun-tahun dialami warga.

Hamzah mengungkapkan  pemasangan jaringan ini merupakan lanjutan dari koneksi pipa PDAM pada jalur Pampang.

Dari titik itu, sambungan diteruskan hingga ke kawasan Veteran Utara dan menyasar sejumlah lorong di Jalan Titang serta jalan-jalan sekitarnya.

“Untuk koneksi jaringan pipa kita di Veteran Utara ini, tepatnya di jalan ini, kurang lebih 600 meter pipa 110 mm yang kita koneksi,” ujarnya.

“Alhamdulillah, dengan selesainya koneksi pipa di wilayah ini, distribusi air kini lancar di delapan lorong. Semua lorong dari Jalan Titang sampai Jalan lokasi lainya sudah teraliri dengan baik,” tambah Hamzah.

Dengan selesainya koneksi jaringan pipa baru ini, PDAM Makassar memastikan aliran air bersih akan stabil dan merata di seluruh wilayah terdampak.

Langkah ini sekaligus menjawab keluhan warga selama bertahun-tahun dan mendukung penuh kebijakan Wali Kota Makassar dalam menghadirkan layanan air bersih yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengaku terkejut saat pertama kali mendatangi lokasi dan melihat langsung kondisi warga yang tinggal tepat di jantung Kota Makassar tetapi tak pernah mendapatkan layanan air bersih yang layak.

“Ini lorong di tengah kota, ramai, tempatnya strategis, tapi airnya tidak pernah lancar. Saya pikir yang bermasalah itu wilayah-wilayah kumuh atau jauh dari pusat suplai. Ternyata justru daerah ini yang tidak jauh dari pusat Kota bertahun-tahun tidak dapat layanan maksimal,” ujarnya.

Hamzah menegaskan  persoalan utama bukan pada kapasitas produksi air, melainkan hambatan izin koneksi pipa yang selama ini tertunda.

“Kendalanya memang pada pipa kita yang tidak dapat izin untuk koneksi. Tidak dapat izin dari balai. Sekarang izinnya sudah keluar dan pipanya sudah kita koneksikan dua minggu lalu,” tambahnya.

Dengan terkoneksinya jaringan baru tersebut, kini lebih dari 400 kepala keluarga telah merasakan perbaikan signifikan dalam pelayanan air bersih.

“Sejak dua minggu lalu masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya. Setelah sambungan selesai, kita lakukan uji coba flushing selama tiga hari, dan setelah itu air sudah maksimal dirasakan warga,” paparnya.

Menariknya, banyak warga baru mengetahui bahwa air sudah kembali mengalir setelah petugas PDAM turun langsung melakukan pengecekan.
Karena selama ini mereka tidak pernah buka keran.

“Mereka pikir percuma. Bahkan ada yang menyampaikan ke petugas kami, ‘jangan datang mi, pecah anginji’. Begitu tahu air sudah lancar, mereka kaget sendiri,” kata Hamzah.

Terkait biaya, Hamzah memastikan tidak ada pungutan apa pun bagi pelanggan yang meterannya sebelumnya diputus sementara akibat tidak mendapatkan suplai air.

“Betul, sambungan ini gratis. Pelanggan yang dulu kita putus sementara karena tidak dapat air, sekarang kita buka kembali tanpa memungut biaya. Tidak ada biaya aktivasi lagi, semua gratis,” tegasnya.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang
Pelajari Konsep Revitalisasi Blok M Jakarta, Appi Rancang Wajah Baru Pasar Sentral Lebih Modern 
Pemkot Makassar Benahi Wajah Terminal, Tiga Kawasan Disulap Lebih Tertata dan Estetis
Wali Kota Makassar  Ultimatum Kepsek: Perpisahan Berbayar di Sekolah, Terancam Dicopot
Peringati Hari Kartini, Camat Ujung Pandang: Saatnya Perempuan Tunjukkan Kualitas
Munafri-Aliyah: Aspirasi Masyarakat dari Reses DPRD, Segera Ditindaklanjuti
Pemkot Makassar Berikan KUR bagi PKL yang Tertib, Solusi Pemberdayaan UMKM
Buruh Tak Lagi Turun ke Jalan: Pemkot Makassar Siapkan Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:30 WIB

Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Pengembangan Infrastruktur Dasar, Fokus PSEL di Antang

Selasa, 21 April 2026 - 14:13 WIB

Pelajari Konsep Revitalisasi Blok M Jakarta, Appi Rancang Wajah Baru Pasar Sentral Lebih Modern 

Selasa, 21 April 2026 - 11:48 WIB

Pemkot Makassar Benahi Wajah Terminal, Tiga Kawasan Disulap Lebih Tertata dan Estetis

Selasa, 21 April 2026 - 08:11 WIB

Wali Kota Makassar  Ultimatum Kepsek: Perpisahan Berbayar di Sekolah, Terancam Dicopot

Selasa, 21 April 2026 - 08:05 WIB

Peringati Hari Kartini, Camat Ujung Pandang: Saatnya Perempuan Tunjukkan Kualitas

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Pemprov Dorong Minat Baca Lewat Optimalisasi Layanan Perpustakaan

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:27 WIB

Opini

Selat Hormuz dan Nasib Penanganan Tipikor

Rabu, 22 Apr 2026 - 08:22 WIB