HALLOMAKASSAR.COM -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura kembali melanjutkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional terhadap Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Jumat, (26/9/2025).
Bimtek Nasional dengan tema ‘Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera’ merupakan yang ketiga kalinya digelar setelah dilaksanakan di Surabaya pada 13 September dan Medan 19 September 2025.
Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Patrice Rio Capella, menyebut fokus Bimtek fraksi Hanura DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota menyangkut kebijakan pemerintah atas efisiensi anggaran. Termasuk penguatan anggota legislatif menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Menurut Rio Capella, fraksi Hanura di DPRD provinsi dan kabupaten/kota punya peran penting sebagai motor penggerak perubahan di daerah.
“Bimtek ini untuk memperkuat kapasitas anggota dewan agar mampu memberdayakan daerahnya di tengah kebijakan efisiensi pemerintah. Kami ingin anggota dewan berinovasi membangun daerah,” ujar Rio Capella kepada wartawan.
Ia menilai Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis sebagai barometer di Kawasan Indonesia Timur. Olehnya itu, fraksi Hanura di Sulsel diharapkan menjadi pelopor bagi daerah lain dalam merumuskan inovasi yang tidak memberatkan APBD dan memberikan dampak positif ke masyarakat.
Rio Capella juga mengingatkan agar seluruh anggota fraksi menjaga batas ucapan dan tindakan, serta mengedepankan keberpihakan kepada rakyat, serta mengoptimalkan fungsi pengawasan.
“Kami ingin menyampaikan fraksi hanura di daerah menjaga batasan dalam ucapan dan tindakan. Dan dalam menjalankan sebagai Anggota DPRD tetap mengedepankan keberpihakan masyarakat banyak. Melakukan fungsi pengawasan,” jelasnya.
Bimtek Nasional ini, kata dia, turut membahas strategi pemenangan Pemilu 2029 nanti. Rio menekankan Hanura telah menyiapkan konsolidasi jangka panjang.
Apalagi Hanura mengantongi 525 kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi modal besar pada Pemilu nanti.
“Bisa mengambil peran penting 2029 mendatang. Konsolidasi akan terus kita lakukan, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota bisa jadi ujung tombak menghadapi Pemilu 2029. Target kita masuk DPR RI, berapapun tresholdnya, Hanura mempersiapkan diri dari sekarang. Oleh karena itu, 525 kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota bukan modal kecil,” tegasnya.
Baca Juga:
Serah Terima LHP BPK, Munafri Tegaskan Komitmen Jalankan Tata Kelola Pemerintah Akuntabel
Operasi SAR Gabungan Dipimpin BPBD Makassar, Berhasil Temukan Anak Tenggelam di Pantai Barombong
Ahli Tegaskan Perkara Bank Sulselbar Agus Fitrawan Ranah Perdata
Sementara, Bendahara Umum Partai Hanura, Suparli Sulaiman
menyampaikan, para anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota harus memiliki komitmen untuk membesarkan partai.
“Saudara-saudara adalah pahlawan partai, senjata keberanian perjuangan kita. Saudara adalah derajat yang akan meninggikan nama partai. Tapi ingat, sehebat apa pun kita, tanpa kendaraan partai, kita tidak akan pernah sampai pada tujuan,” ucap Suparni dalam sambutannya.
Menurut dia, kegiatan Bimbinan Teknis menjadi ajang evaluasi DPP untuk menilai loyalitas kader.
“Jangan berpikir bahwa hanya dengan membayar iuran kontribusi berarti bisa menganggap acara seperti ini tidak penting. Ingat, saudara bisa menjadi wakil rakyat karena partai politik, karena Hanura
Mungkin saudara hebat, tokoh, atau orang kaya di daerah. Tapi kalau maju sebagai caleg di partai lain, belum tentu terpilih menjadi anggota DPR. Partai Hati Nurani Rakyat inilah yang memberi kesempatan. Maka bersyukurlah, dan jangan ada kata mengeluh,” imbuhnya. (*)
Baca Juga:
TVRI Bebaskan UMKM Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026
Pemerintah Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Maros
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi – Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500






