Demi Karier dan Prestasi, Atlet Angkat Besi Sulsel Rahmat Erwin dan Ade Rifky Hengkang ke Jatim

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Dua atlet angkat besi berprestasi Sulawesi Selatan Rahmat Erwin Abdullah dan Ade Rifky Agustian, mengajukan permohonan mutasi untuk pindah dan membela provinsi Jawa Timur.

Surat permohonan mutasi resmi telah disampaikan oleh Rahmat dan Ade Rifky kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sulsel. Kepindahan ini bertujuan untuk mencari tantangan baru serta meningkatkan kualitas dan masa depan karier olahraganya.

Dalam suratnya, Rahmat dan Ade Rifky serta pelatihnya, Erwin Abdullah, secara lugas menyampaikan alasan utama keputusannya.

“Adapun alasan kami mengajukan mutasi adalah agar kami dapat berkembang dan meningkatkan prestasi serta masa depan yang lebih baik lagi,” tulis Rahmat.

Rahmat yang pernah meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020 ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan yang didapatkannya selama ini.

“Sebelumnya, saya sangat berterima kasih atas segala pengalaman yang didapatkan selama mengabdi di kampung halaman Sulsel. Saya secara pribadi banyak belajar dan berkembang selama berprestasi untuk Sulsel,” ungkapnya.

Meskipun akan berpindah ke Jawa Timur, Ade Rifky tetap menaruh harapan besar untuk kemajuan olahraga di tanah kelahirannya. “Besar harapan saya semoga PABSI Sulawesi Selatan semakin maju dan berkembang,” tutupnya.

Terkait hengkangnya Rahmat dan Ade, Sekretaris Umum PB PABSI Sulsel Attok Suharto, mengatakan surat permohonan mutasi ini dibuat dengan kesadaran penuh, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, dan kini sedang diproses oleh kedua belah pihak PABSI di tingkat provinsi.

Kepindahan Rahmat dan Ade Rifky ke Jawa Timur diharapkan dapat memberikan kesempatan baginya untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.

“Alasan pindahnya karena merasa di Sulsel tidak ada iklim pembinaan cabang olah raga sehingga dia berinisiatif untuk mencari provinsi yang lebih menjanjikan,” ungkap Attok.

Attok menambahkan, dengan pindahnya atlet dan pelatih angkat besi itu, maka Sulsel tentu sangat kehilangan. Terutama menghadapi PON NTT NTB dipastikan Sulsel kehilangan 3 emas (karena ada aturan baru PON) yang sebelumnya di Aceh Sumut hanya 1 emas.

Berita Terkait

Reuni Putih Abu-Abu 93,  Kolaborasi Lintas Generasi Bangun Kota Makassar
SPJM Berbagi Ramadan, Salurkan Donasi ke Rumah Ibadah
Meriahkan Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, SJAM Akan Undi Grand Prize Rumah Hingga Motor di Pecinan Makassar
Kaesang Pangarep Tutup Agenda di Sulsel Melalui Laga Persahabatan
Zumba Seru di CFD Boulevard: CitraCosmetic & Mabello Bagikan Berbagai Doorprize
50 Beauty Enthusiast Belajar Makeup Flawless bareng Hanasui dan CitraCosmetic
Beyond The Stage Siap Hentak Benteng Fort Rotterdam Bersama HIVI! dan Ten2Five
10 Tim Bersaing Rebut Total Hadiah Rp4,2 Juta di Nuface Estafet Makeup

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:57 WIB

Reuni Putih Abu-Abu 93,  Kolaborasi Lintas Generasi Bangun Kota Makassar

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:35 WIB

SPJM Berbagi Ramadan, Salurkan Donasi ke Rumah Ibadah

Senin, 23 Februari 2026 - 08:41 WIB

Meriahkan Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, SJAM Akan Undi Grand Prize Rumah Hingga Motor di Pecinan Makassar

Senin, 2 Februari 2026 - 07:48 WIB

Kaesang Pangarep Tutup Agenda di Sulsel Melalui Laga Persahabatan

Senin, 26 Januari 2026 - 12:58 WIB

Zumba Seru di CFD Boulevard: CitraCosmetic & Mabello Bagikan Berbagai Doorprize

Berita Terbaru

Metro

Polisi Amankan 8 Orang Pendemo di Lapas Bollangi

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:56 WIB