Calon Bupati Sinjai 2024 Divonis 31 Bulan Penjara Usai Tipu Mantan Bupati Mamasa Rp3,1 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Nursanti, mantan calon Bupati Kabupaten Sinjai divonis vonis pidana penjara 2 tahun 7 bulan atas kasus penipuan bernilai miliaran rupiah. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menilai terdakwa meyakinkan bersalah sebagaimana yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim dalam sidang lanjutan kasus ini di PN Makassar, Jalan RA Kartini, pada Kamis (14/8/2025). Hukuman yang dijatuhkan terhadap Nursanti ini terbilang lebih ringan dibanding tuntutan JPU sebelumnya, yakni pidana penjara selama 3 tahun.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan, dalam dakwaan JPU Haryanti Muhammad Nur dan Anita Arsyad terhadap Nursanti yakni Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan.

“Atas perbuatannya, majelis hakim menyatakan Nursanti terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP,” kata Soetarmi.

Soetarmi menjelaskan, kasus ini bermula pada awal Juli 2024 lalu, ketika Nursanti berkenalan dengan saksi korban yakni Ramlan Badawi, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Dimana, korban merupakan mantan Bupati Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dua periode.

Dari pertemuan singkat itulah disebut menjadi awal rangkaian peristiwa yang merugikan korban miliaran rupiah. Sebab, dalam perkenalan itu, Nursanti mengaku memiliki usaha tambang nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Ia kemudian mengajak korban untuk bekerja sama dalam usaha tersebut dengan berbagai cara tipu muslihat hingga akhirnya Ramlan Badawi yakin. Salah strategi terdakwa yakni memperlihatkan saldo rekening palsu senilai Rp24 miliar, yang seolah-olah miliknya kepada korban.

Korban yang terbuai janji dan bukti palsu itu akhirnya menyerahkan uang secara bertahap. Total kerugian korban mencapai lebih dari Rp3,1 miliar.

Bukannya uang korban digunakan oleh terdakwa sebagaimana yang dijanjikan yaitu untuk operasional usaha tambang, terdakwa Nursanti disebut justru menggunakan uang korban untuk kepentingan pribadinya.

Salah satu penggunaan uang korban adalah untuk membiayai pencalonan Nursanti sebagai Calon Bupati di Kabupaten Sinjai pada Pilkada 2024 lalu. Fakta ini terungkap dalam proses persidangan.

Majelis hakim menilai bahwa perbuatan terdakwa memenuhi unsur-unsur tindak pidana penipuan. Kejahatan ini dilakukan dengan perencanaan dan modus yang cukup rapi.

Selain pidana penjara, hakim juga menetapkan sejumlah barang bukti dalam perkara ini. Di antaranya adalah cetakan rekening BCA atas nama Sopian yang dipakai sebagai alat meyakinkan korban.

“Selain menjatuhkan hukuman penjara, hakim juga menetapkan barang bukti berupa cetakan rekening BCA atas nama Sopian untuk dilampirkan dalam berkas perkara,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Appi  Lanjutkan Safari Ramadan di Pulau, Usai Roadshow di 14 Kecamatan 
BGN Setop Dua SPPG di Sulsel, Ini Alasannya
Konsolidasi di Takalar, NasDem Target Tambah Kursi DPR RI di Dapil Sulsel I
25 Kilogram Kokain Ditemukan di Laut Selayar
Sambut Idulfitri, Pemkot Makassar Salurkan Ribuan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan
NasDem Mulai Panaskan Mesin Partai, Gelar Konsolidasi Dapil Sulsel I di Takalar
Hapus Stigma Negatif, Bupati Syaharuddin Alrif Tegaskan Wajah Baru Sidrap
Apresiasi Baksos Muda MULIA, Appi: Anak Muda Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:03 WIB

Wali Kota Appi  Lanjutkan Safari Ramadan di Pulau, Usai Roadshow di 14 Kecamatan 

Senin, 16 Maret 2026 - 06:51 WIB

BGN Setop Dua SPPG di Sulsel, Ini Alasannya

Senin, 16 Maret 2026 - 06:13 WIB

Konsolidasi di Takalar, NasDem Target Tambah Kursi DPR RI di Dapil Sulsel I

Senin, 16 Maret 2026 - 03:31 WIB

25 Kilogram Kokain Ditemukan di Laut Selayar

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:12 WIB

Sambut Idulfitri, Pemkot Makassar Salurkan Ribuan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

BGN Setop Dua SPPG di Sulsel, Ini Alasannya

Senin, 16 Mar 2026 - 06:51 WIB