HALLOMAKASSAR.COM –Perumahan Bumi Findaria Mas 1 (BFM1) di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, telah terendam banjir selama kurang lebih sepuluh hari. Genangan air ini berdampak pada sekitar 600 rumah dan mengganggu aktivitas harian warga.
Tahun ini disebut sebagai banjir terlama yang dialami warga BFM1. Puluhan hari air tak kunjung surut, bahkan terus bertambah saat hujan turun. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena mulai berdampak pada kesehatan.
Ketua Kerukunan, Rusdi, berharap pemerintah dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi memberi perhatian khusus terhadap banjir yang terjadi di BFM1, termasuk perbaikan drainase dan perbaikan jalan yang rusak.
“Kami mulai khawatir karena warga sudah banyak mengeluhkan gatal-gatal akibat genangan banjir yang tak surut sampai saat ini,” ujarnya, Rabu (19/11).
Rusdi menyampaikan, berbagai upaya telah dilakukan warga, namun belum membuahkan hasil. Warga telah bergotong royong membuka jalur air, dan pemerintah juga telah menurunkan alat berat untuk melakukan pengerukan. Namun upaya tersebut belum memberi dampak signifikan.
“Air masih tetap tergenang. Warga semakin resah, apalagi banyak anak-anak yang mulai sakit karena bermain di air yang sudah sampai di teras rumah. Kami sangat berharap pemerintah memberi perhatian khusus dan menghadirkan solusi bersama pihak developer melalui rapat koordinasi dengan Pemkab Maros,” pungkasnya.(*)







