Balita Bilqis Dijual Rp80 Juta ke Salah Satu Suku di Jambi, Tiga Kali Dibeli

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 November 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM –Balita Bilqis (4 tahun) yang merupakan korban penculikan di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettrani, Makassar, tiga kali dijual dari Rp3 juta sampai Rp80 juta ke salah satu suku di Jambi.

Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan, Balita Bilqis pertama kali dijual pelaku berinisial SY (perempuan) sebesar Rp3 juta kepada NH (perempuan). Caranya, NH menjemput langsung Bilqis di tempat kos SY di Makassar.

” Hasil pengakuan asal dari Jakarta dan datang ke Makassar untuk membawa korban dengan transaksi sebesar Rp 3 juta rupiah di kos pelaku (SY),” ujar Djuhandhani dalam konferensi pers, Senin (10/11/2025).

Korban kemudian dibawa NH ke Jambi. Pelaku NH kemudian mengaku menjual kembali Bilqis kepada MA (perempuan) dan AS (laki – laki) sebesar Rp15 juta. Setelah itu, NH langsung melarikan diri ke Sukoharjo, Jawa Tengah.

” NH mengaku telah tiga kali menjadi perantara adopsi ilegal,” ungkap Djuhandhani.

Tak sampai di situ, MA dan AS mengaku membeli korban Balita Bilqis sebesar Rp 30 juta. Kemudian korban dijual kembali kepada salah satu kelompok suku di Jambi seharga Rp 80 juta.

“AS dan MA mengaku membeli korban dari NH sebesar Rp 30 juta dan menjual kembali kepada kelompok salah satu suku di Jambi seharga Rp 80 juta. keduanya telah mengaku memperjualkan 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok dan WA,” beber Jenderal Polri bintang dua itu.

Diketahui,  Balita Bilqis dilaporkan hilang di Taman Pakui Sayang Makassar pada Minggu, (3/11/2025). Kemudian berhasil ditemukan aparat kepolisian di Jambi, Sabtu, (8/11/2025).

Dalam kasus ini, Polisi menetapkan empat orang tersangka yang berasal dari sejumlah daerah. Yakni, tersangka  wanita inisial SY (30 tahun) warga Makassar, wanita NH (29 tahun) warga Sukoharjo, wanita MA (42 tahun) warga Merangin, serta pria AS (36 tahun) warga Merangin.(*)

Berita Terkait

5 Anggota Polsek Tallo Diperiksa Propam, Imbas Seorang Remaja Diduga Terkena Peluru saat Terjadi Tawuran
Perumda Parkir Sterilkan Jalan Mawas Pasca insiden Penikaman
Truk Diduga Langgar Jam Operasional di Gowa, Kaki Pemotor Hancur Terlindas
Kisruh BBM dan Energi di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil Lahadalia dari Menteri ESDM
Ari Lasso Puji Pilot Garuda GA 604 yang Berhasil Mendarat dengan Kondisi Roda Bermasalah
Kebakaran Kandea Makassar, 37 Rumah Rusak dan 245 Warga Terdampak
Kebakaran Terjadi di Lantai 4 NIPAH Mall Makassa, Dua Orang Alami Sesak Napas
Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Desak Pemerintah Evaluasi Lokasi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:54 WIB

5 Anggota Polsek Tallo Diperiksa Propam, Imbas Seorang Remaja Diduga Terkena Peluru saat Terjadi Tawuran

Sabtu, 19 September 2026 - 23:16 WIB

Perumda Parkir Sterilkan Jalan Mawas Pasca insiden Penikaman

Sabtu, 19 September 2026 - 08:51 WIB

Truk Diduga Langgar Jam Operasional di Gowa, Kaki Pemotor Hancur Terlindas

Sabtu, 12 September 2026 - 11:51 WIB

Kisruh BBM dan Energi di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil Lahadalia dari Menteri ESDM

Kamis, 3 September 2026 - 12:22 WIB

Ari Lasso Puji Pilot Garuda GA 604 yang Berhasil Mendarat dengan Kondisi Roda Bermasalah

Berita Terbaru