HALLOMAKASSAR.COM – Ridwan Andi Wittiri (ARW) kembali dipercaya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri untuk menahkodai partai berlambang banteng di Sulawesi Selatan lima tahun ke depan.
ARW diumumkan sebagai Ketua PDI Perjuangan Sulsel periode 2025-2030 dalam Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Claro Makassar, Senin, (24/11/2025).
Ketua Steering Committee Konferda PDI Perjuangan Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG) mengatakan, keputusan tersebut dibacakan secara terbuka di hadapan seluruh peserta Konferda.
“Sudah diumumkan. Nama terpilih sudah dibuka oleh DPP Partai, rahasia, tersegel, disaksikan oleh semua calon ketua DPD yang hadir. Dan yang muncul namanya adalah H. Ridwan Andi Wittiri sebagai Ketua, didampingi Mesakh Raymond Rantepadang dan Risfayanti Muin,” ujarnya.
RPG mengungkapkan, SK ARW ditandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan Sulsel Megawati Soekarno Putri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
“Yang teken SK itu Ibu Mega dengan Sekjen Hasto, untuk lima tahun ke depan,” tambahnya.
Diketahui, Konferda PDI Perjuangan Sulsel menghadirkan dua calon yang menguat, yakni, Ridwan Andi Wittiri dan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.
Menanggapi itu, Danny Pomanto mengaku, jauh sebelumnya sudah mendukung ARW menjadi Ketua PDI Perjuangan Sulsel untuk ketiga kalinya.
“Saya bilang Pak ARW (Ketua), dan saya kan bilang sama teman-teman media bahwa apa pun perintah saya siap,” tegas Danny.
Baca Juga:
Bawaslu Sulsel Perkuat Pengawasan Data Pemilih melalui Koordinasi dengan Dukcapil
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Wali Kota Munafri Minta Pertamina Perketat Pengawasan
Bukan Euforia, tapi Kepercayaan Bersyarat: Menkeu Baru di Tengah Pasar yang Menahan Napas
Ia juga menegaskan siap membantu membesarkan PDI Perjuangan di Sulawesi Selatan. Termasuk meningkatkan perolehan suara pada Pileg 2029 mendatang.
” Partai politik kan begitu, Keunggulan partai politik itu di suara voters, Suara itu bentuknya kursi. Tentunya kalau partai ini harus lebih baik dan lebih unggul, ya harus lebih baik kursinya. Baik untuk semua saja. Kalau kisah baik untuk semua, turun ke bawah, sentuh hati, konten-konten yang menarik,” imbuhnya. (*)








