Air PDAM Makassar Sempat Keruh, Ini Penjelasannya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM — Perumda Air Minum Kota Makassar memberikan penjelasan terkait fenomena air keruh atau berwarna hitam yang muncul di sejumlah rumah pelanggan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini disebabkan oleh endapan kotoran dalam jaringan pipa distribusi yang ikut terbawa saat tekanan air meningkat, terutama setelah proses perbaikan pipa dan normalisasi aliran dilakukan.

Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) Perumda Air Minum Kota Makassar, Rommy Arief Darianto, menjelaskan bahwa fenomena ini kerap terjadi setelah jaringan pipa dikosongkan untuk perbaikan kebocoran.

Saat tekanan air dinaikkan kembali dalam proses normalisasi, endapan lama yang menempel di dinding pipa akan terlepas dan ikut mengalir ke jaringan distribusi pelanggan.

“Endapan kotoran akan terbawa ketika tekanan jaringan naik setelah pipa kosong diberikan tekanan kembali. Ini murni permasalahan teknis yang sering muncul setelah pekerjaan perbaikan kebocoran, bukan karena kualitas air produksi yang menurun,” kata Rommy, Senin (20/10/2025).

Lebih lanjut Rommy mengaku, tantangan terbesar saat ini adalah kondisi jaringan lama (existing) yang belum sepenuhnya dilengkapi blow off atau katup pembuangan. Sehingga proses pembuangan endapan dari dalam pipa tidak bisa dilakukan secara optimal dan rutin.

“Tapi itu bagian dari langkah teknis untuk menjaga kebersihan jaringan.” ujarnya.

Rommy juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Makassar atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia menegaskan PDAM terus melakukan perbaikan dan proses teknis untuk memastikan kualitas air tetap terjaga hingga ke pelanggan.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang terdampak. Proses normalisasi tekanan memang dapat menyebabkan air keruh sementara, tapi itu bagian dari langkah teknis untuk menjaga kebersihan jaringan dan kualitas air. Kami terus berbenah agar pelayanan semakin baik,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota
Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah
Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar
Sumpah Pemuda ke-98: Munafri-Aliyah Ajak Anak Muda  Berkarya dan Berkontribusi
Munafri Arifuddin Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Munafri-Aliyah Kompak Hadiri KMI 2026, Ingin Musisi Lokal Tembus Panggung Internasional
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Wali Kota Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Dukung Program Prioritas Presiden, Makassar Jadi Percontohan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tindak Lanjuti Demo GMNI Soal Geng Motor – Kriminalitas Anak, Plt Sekban Kesbangpol Makassar Akan Teruskan ke Wali Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98: Munafri-Aliyah Ajak Anak Muda  Berkarya dan Berkontribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Munafri Arifuddin Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Berita Terbaru

Info Makassar

Kado HUT ke-419 Makassar, 419 Rumah Warga Jadi Sasaran Bedah Rumah

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:10 WIB