Karebosi: Detak Jantung Kota yang Menunggu Dihidupkan Kembali

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Barlie (Pemerhati Kota Makassar)

DI TENGAH riuhnya Kota Makassar, berdiri Lapangan Karebosi—hamparan yang tak hanya menyimpan jejak langkah, tetapi juga denyut nadi sejarah. Di sini, generasi demi generasi pernah berlari mengejar bola, menyanyikan lagu kemenangan, merayakan hari-hari besar, dan berbagi tawa di bawah langit terbuka.

Kini, waktu telah mengukir perubahan. Karebosi tidak lagi sama, tetapi semangatnya tetap menunggu untuk dihidupkan kembali. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melihatnya bukan sebagai ruang yang kehilangan masa keemasan, melainkan sebagai ikon yang siap lahir dengan wajah baru.

“Revitalisasi Karebosi,” ujarnya, “adalah mengembalikan ruhnya—membuatnya kembali menjadi rumah bersama, tempat semua orang merasa pulang.”

Karebosi masa depan bukan sekadar lapangan. Ia adalah panggung bagi olahraga rakyat, ruang bagi seniman dan pedagang, taman untuk keluarga, dan tempat pertemuan jiwa-jiwa yang rindu kebersamaan.

Dengan lebih banyak hijau yang menyejukkan, fasilitas yang ramah bagi semua usia, serta kegiatan yang merangkul budaya, Karebosi akan kembali menjadi jantung Kota Daeng—berdetak, berdenyut, dan menghidupkan semangat Makassar yang tak pernah padam.

Harapan kita.

Perencanaan Berbasis Sejarah dan Budaya

Didesain ulang area Karebosi dengan tetap mempertahankan nilai historisnya.

Maka   elemen arsitektur atau instalasi seni yang menceritakan perjalanan sejarah Karebosi benar benar akan terlihat kembali dengan wajah yang baru.

Ruang Serbaguna yang Fleksibel

Penataan area yang maksimal bisa digunakan untuk berbagai kegiatan: olahraga tradisional, event musik, pameran seni, hingga festival kuliner.
Dan menggunakan konsep modular agar penataan mudah diubah sesuai acara.

Penghijauan dan Kenyamanan Publik

Penambahan lebih banyak area hijau, pepohonan peneduh, serta taman bunga untuk mempercantik suasana.
Perbanyak bangku, jalur pedestrian, dan lampu malam yang estetis.

Pusat Aktivitas Olahraga & Rekreasi

Lengkap dengan lintasan lari, area sepeda, jalur disabilitas serta lapangan olahraga rakyat, olahraga tradisional dan zona bermain anak, event olahraga rutin yang melibatkan komunitas.

Ruang Interaksi Budaya & Kreatif :
Adakan pentas seni, pasar kreatif, atau festival budaya setiap bulan.
Area bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk khas Makassar.

Kini, waktunya kita semua menjadi bagian dari kebangkitannya. Setiap langkah yang kita ambil di atas tanah Karebosi adalah janji untuk merawatnya, setiap tawa yang kita lepaskan adalah doa untuk kelestariannya. Mari bersama menjaga ikon ini—bukan hanya untuk kita hari ini, tetapi untuk anak-anak Makassar yang kelak akan berlari, tertawa, dan mencatat sejarah baru di jantung kota mereka.

Berita Terkait

IHSG dan Harga Sebuah Kepercayaan
Dua Tahun Prabowo–Gibran: Menjaga Stabilitas, Memperkuat Fondasi
Appi dan Logika Personal Kapital
Tetap Tenang Ketika Ada yang Ingin Menjatuhkanmu
Euforia pendidikan gratis: Menimbang janji, menghitung ongkos
Jika Penjara Bisa Terasa Mewah, Masihkah Hukuman Memiliki Efek Jera?
Teba Modern di Sekolah Rakyat Makassar: Ketika Sampah Menjadi Guru
SATU BUMI, SATU PERJUANGAN

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IHSG dan Harga Sebuah Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Dua Tahun Prabowo–Gibran: Menjaga Stabilitas, Memperkuat Fondasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Appi dan Logika Personal Kapital

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Tetap Tenang Ketika Ada yang Ingin Menjatuhkanmu

Rabu, 30 September 2026 - 06:56 WIB

Euforia pendidikan gratis: Menimbang janji, menghitung ongkos

Berita Terbaru

Adik Komjen Pol (Purn) Fadil Imran, Muhammad Yanuar Iswandi (kiri) dan mantan suami eks Bupati Gowa Husniah Talenrang, Khaerul Aco (kanan).

Politik

Dua Nama Menguat Jadi Pendamping Darmawangsyah Muin di Gowa

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:36 WIB

Politik

Idrus Marham Tanggapi Kritikan Kinerja Kepada Menteri Golkar

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:04 WIB