Pelaku Pencuri 17 Outdoor AC Senilai Rp 44 Juta di Makassar Dibekuk Polisi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOMAKASSAR.COM – Aksi pencurian unit outdoor pendingin ruangan (AC) marak terjadi di sebuah tempat karaoke di Kota Makassar. Sebanyak 17 unit raib dengan total kerugian mencapai Rp44 juta. Polisi akhirnya berhasil membongkar kasus ini dan meringkus dua pelaku yang terlibat.

Kedua pelaku masing-masing MR (22), karyawan swasta asal Teluk Bintuni, Papua Barat, dan RL (23), buruh harian lepas yang tinggal di Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Kapolsek Wajo, Kompol Muhammad Idris, mengungkapkan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama M Jayaruddin (50), pemilik tempat hiburan karaoke di Jalan Sumba, Kecamatan Wajo.

Ia menjelaskan, aksi pencurian ini terjadi pada bulan Juni 2025, di tempat karaoke korban. Pada saat itu, pelapor atau koran sedang menyalakan AC dan menemukan ACnya tidak berfungs.

Setelah dilakukan pengecekan, lanjutnya, ditemukan komponen penting seperti dynamo, kipas, tabung freon, pipa tembaga, dan kabel listrik ternyata telah dicuri.

“Kejadian pencurian terus berulang hingga ada 17 outdoor AC hilang. Kerugian ditaksir sekitar Rp44 juta,” ungkap Kompol Idris, Rabu (6/8/2025).

Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil melacak keberadaan para pelaku. RL diringkus di Jalan Timor, tepatnya di depan Wisma Bali, Kecamatan Wajo. Sementara MR dibekuk di Jalan Sumba, dekat area biliar, Kecamatan Wajo.

Menurut Idris, para pelaku menjalankan aksinya dengan cara memanjat atap bangunan karaoke, kemudian membongkar unit outdoor AC secara perlahan agar tidak diketahui petugas keamanan.

“Modus operandi dari pelaku, yaitu pelaku naik ke atap bangunan dan membongkar unit outdoor AC kemudian di jual,” ucapnya.

Hasil penjualan barang curian itu, kata Idris, digunakan untuk bersenang-senang serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hasil penjualan digunakan untuk foya foya,” imbuhnya.

Dalam operasi penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa gergaji besi, tang, dan obeng yang dipakai pelaku saat membongkar unit AC.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara. (*)

 

Berita Terkait

Tindaklanjuti Arahan Wali Kota, BPBD Makassar Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa
Direktur Nurani Strategic Apresiasi Appi Atasi Anrea BBM: Komunikasi Lintas Sektor hingga Kebijakan Jitu
BAZNAS Makassar Bergerak Atasi Krisis Air, Siapkan Tandon & Sumur Bor untuk Warga di Utara Kota
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Wali Kota Munafri Minta Pertamina Perketat Pengawasan
Pengamat Nilai Respons Wali Kota Munafri Hadapi Krisis BBM Sudah Tepat
Suarakan Kepentingan Ojol saat Rakor,  Wali Kota Appi Minta Kebijakan BBM Berpihak ke Pengemudi Ojol
Dinas PU Kerahkan Tim Bersihkan Saluran  di Jalam Sultan Abdullah Raya
Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Tim Putra-Putri Melaju ke Tingkat Nasional, Diganjar Beasiswa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:58 WIB

Tindaklanjuti Arahan Wali Kota, BPBD Makassar Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa

Selasa, 15 September 2026 - 10:15 WIB

Direktur Nurani Strategic Apresiasi Appi Atasi Anrea BBM: Komunikasi Lintas Sektor hingga Kebijakan Jitu

Selasa, 15 September 2026 - 07:32 WIB

BAZNAS Makassar Bergerak Atasi Krisis Air, Siapkan Tandon & Sumur Bor untuk Warga di Utara Kota

Senin, 14 September 2026 - 18:41 WIB

Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Wali Kota Munafri Minta Pertamina Perketat Pengawasan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Pengamat Nilai Respons Wali Kota Munafri Hadapi Krisis BBM Sudah Tepat

Berita Terbaru