Pemerintah di Daerah Tunggu Juknis dari Kementerian Soal Rencana Penerapan TKA

Ujian Nasional diganti Tes Kemampuan Akademik

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 4 Agustus 2025 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLO MAKASSAR  – Pemerintah di daerah masih menunggu petunjuk teknis soal rencana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) mengganti ujian nasional (UN) menjadi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Rencananya, TKA akan mulai dilaksanakan tahun ini untuk kelas 12 SMA/SMK.

Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan mulai bersiap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pelaksanaan TKA.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najmuddin, mengatakan pihaknya masih menunggu juknis dari Kementerian Pendidikan sebagai acuan.

“Nanti disiapkan teknisnya oleh kementerian. Sementara ini kita menyiapkan teknis di daerah, termasuk infrastruktur di sekolah seperti laptop, komputer, dan sarana pendukung lainnya. Karena TKA ini kemungkinan berbasis online,” ujar Iqbal kepada wartawan dikutip, Senin, (4/8/2025).

Ia menegaskan kebijakan pelaksanaan TKA akan segera ditindaklanjuti di daerah, terutama dalam aspek persiapan siswa dan sekolah.

“Kita tentu mendukung, apalagi ini menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa secara nasional, termasuk di Sulawesi Selatan. Sekarang kami mempersiapkan langkah-langkah antisipatif agar siswa siap menghadapi TKA nanti,” lanjutnya.

Terkait pelaksanaan teknis di lapangan, Dinas Pendidikan Sulsel juga berkaca pada pengalaman sebelumnya saat melaksanakan Tes Potensi Akademik (TPA) dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).

“Alhamdulillah, kemarin waktu SPMB kita sudah melaksanakan TPA. Jadi dari sisi mekanisme, kemungkinan pelaksanaannya nanti tidak jauh berbeda dengan itu,” tambah Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa TKA nantinya akan menguji kemampuan akademik siswa berdasarkan mata pelajaran yang telah diajarkan di sekolah.

“Tes ini fokus pada mapel-mapel tertentu, jadi nanti siswa akan dilatih menyelesaikan soal-soal akademik sesuai dengan bidang pelajaran tersebut. Ini yang akan kita siapkan di sekolah,” imbuhnya. ***

Berita Terkait

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026
Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia
Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang
Idrus Marham Respon Kelompok Kritis: Kebijakan Presiden Sangat Mendasar, Prospektif dan Antisipatif
Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen
PMI Pertimbangkan Kirim Bantuan Kesehatan untuk Iran Lewat Jalur Internasional
KPK Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas di Hari Raya
BGN Hentikan 717 SPPG, Tak Punya Sertifikasi Higienis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:39 WIB

Kemenhaj – Kemenimipas Perkuat Layanan Haji 2026

Rabu, 15 April 2026 - 06:13 WIB

Indonesia Akan Impor Minyak dan LPG dari Rusia

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bahas PSEL di Pusat, Wali Kota Makassar Harap Lokasinya Tetap di TPA Antang

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:47 WIB

Idrus Marham Respon Kelompok Kritis: Kebijakan Presiden Sangat Mendasar, Prospektif dan Antisipatif

Senin, 23 Maret 2026 - 12:37 WIB

Pemerintah Kaji WFH Setiap Jumat, Targetkan Konsumsi BBM Nasional Turun 20 Persen

Berita Terbaru